SSurau
Al-Qur'anFiturLibraryVisiTentang
SSurau

Surau menyatukan bacaan Al-Qur'an, kajian kitab, terjemah, dan preferensi pembaca dalam satu pintu publik yang tenang.

(c) 2026 Surau. Halaman publik reader.

Produk

  • Library
  • Panduan
  • Tentang
  • Visi
  • FAQ
  • Kontak

Fitur

  • Al-Qur'an
  • Books

Legal

  • Privasi
  • Ketentuan

Al-Qiyamah

Terjemah nama belum tersedia

Makkah40 ayat dimuat40 ayat total
Play Surah Flow

surah075القيامة

Ayat 1لَآ أُقۡسِمُ بِيَوۡمِ ٱلۡقِيَٰمَةِ ١

Lā uqsimu biyaumil-qiyāmah(ti).

Aku bersumpah demi hari Kiamat.

Ayat 2وَلَآ أُقۡسِمُ بِٱلنَّفۡسِ ٱللَّوَّامَةِ ٢

Wa lā uqsimu bin nafsil-lawwāmah(ti).

Aku bersumpah demi jiwa yang sangat menyesali (dirinya sendiri).

Ayat 3أَيَحۡسَبُ ٱلۡإِنسَٰنُ أَلَّن نَّجۡمَعَ عِظَامَهُۥ ٣

Ayaḥsabul-insānu allan najma‘a ‘iẓāmah(ū).

Apakah manusia mengira bahwa Kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang-belulangnya?

Ayat 4بَلَىٰ قَٰدِرِينَ عَلَىٰٓ أَن نُّسَوِّيَ بَنَانَهُۥ ٤

Balā qādirīna ‘alā an nusawwiya banānah(ū).

Tentu, (bahkan) Kami mampu menyusun (kembali) jari-jemarinya dengan sempurna.

Ayat 5بَلۡ يُرِيدُ ٱلۡإِنسَٰنُ لِيَفۡجُرَ أَمَامَهُۥ ٥

Bal yurīdul-insānu liyafjura amāmah(ū).

Akan tetapi, manusia hendak berbuat maksiat terus-menerus.

Ayat 6يَسۡـَٔلُ أَيَّانَ يَوۡمُ ٱلۡقِيَٰمَةِ ٦

Yas'alu ayyāna yaumul-qiyāmah(ti).

Dia bertanya, “Kapankah hari Kiamat itu?”

Ayat 7فَإِذَا بَرِقَ ٱلۡبَصَرُ ٧

Fa iżā bariqal-baṣar(u).

Apabila mata terbelalak (ketakutan),

Ayat 8وَخَسَفَ ٱلۡقَمَرُ ٨

Wa khasafal-qamar(u).

bulan pun telah hilang cahayanya,

Ayat 9وَجُمِعَ ٱلشَّمۡسُ وَٱلۡقَمَرُ ٩

Wa jumi‘asy-syamsu wal-qamar(u).

serta matahari dan bulan dikumpulkan,

Ayat 10يَقُولُ ٱلۡإِنسَٰنُ يَوۡمَئِذٍ أَيۡنَ ٱلۡمَفَرُّ ١٠

Yaqūlul-insānu yauma'iżin ainal-mafarr(u).

pada hari itu manusia berkata, “Ke mana tempat lari?”

Ayat 11كـَلَّا لَا وَزَرَ ١١

Kallā lā wazar(a).

Sekali-kali tidak! Tidak ada tempat berlindung.

Ayat 12إِلَىٰ رَبِّكَ يَوۡمَئِذٍ ٱلۡمُسۡتَقَرُّ ١٢

Ilā rabbika yauma'iżinil-mustaqarr(u).

(Hanya) kepada Tuhanmu tempat kembali pada hari itu.

Ayat 13يُنَبَّؤُاْ ٱلۡإِنسَٰنُ يَوۡمَئِذِۭ بِمَا قَدَّمَ وَأَخَّرَ ١٣

Yunabba'ul-insānu yauma'iżim bimā qaddama wa akhkhar(a).

Pada hari itu diberitakan kepada manusia apa yang telah dia kerjakan dan apa yang telah dia lalaikan.

Ayat 14بَلِ ٱلۡإِنسَٰنُ عَلَىٰ نَفۡسِهِۦ بَصِيرَةٞ ١٤

Balil-insānu ‘alā nafsihī baṣīrah(tun).

Bahkan, manusia menjadi saksi atas dirinya sendiri735)

Ayat 15وَلَوۡ أَلۡقَىٰ مَعَاذِيرَهُۥ ١٥

Wa lau alqā ma‘āżīrah(ū).

walaupun dia mengemukakan alasan-alasan(-nya).

Ayat 16لَا تُحَرِّكۡ بِهِۦ لِسَانَكَ لِتَعۡجَلَ بِهِۦٓ ١٦

Lā tuḥarrik bihī lisānaka lita‘jala bih(ī).

Jangan engkau (Nabi Muhammad) gerakkan lidahmu (untuk membaca Al-Qur’an) karena hendak tergesa-gesa (menguasai)-nya.

Ayat 17إِنَّ عَلَيۡنَا جَمۡعَهُۥ وَقُرۡءَانَهُۥ ١٧

Inna ‘alainā jam‘ahū wa qur'ānah(ū).

Sesungguhnya tugas Kamilah untuk mengumpulkan (dalam hatimu) dan membacakannya.

Ayat 18فَإِذَا قَرَأۡنَٰهُ فَٱتَّبِعۡ قُرۡءَانَهُۥ ١٨

Fa iżā qara'nāhu fattabi‘ qur'ānah(ū).

Maka, apabila Kami telah selesai membacakannya, ikutilah bacaannya itu.

Ayat 19ثُمَّ إِنَّ عَلَيۡنَا بَيَانَهُۥ ١٩

Ṡumma inna ‘alainā bayānah(ū).

Kemudian, sesungguhnya tugas Kami (pula)-lah (untuk) menjelaskannya.

Ayat 20كـَلَّا بَلۡ تُحِبُّونَ ٱلۡعَاجِلَةَ ٢٠

Kallā bal tuḥibbūnal-‘ājilah(ta).

Sekali-kali tidak! Bahkan, kamu mencintai kehidupan dunia,

Ayat 21وَتَذَرُونَ ٱلۡأٓخِرَةَ ٢١

Wa tażarūnal-‘ākhirah(ta).

dan mengabaikan (kehidupan) akhirat.

Ayat 22وُجُوهٞ يَوۡمَئِذٖ نَّاضِرَةٌ ٢٢

Wujūhuy yauma'iżin nāḍirah(tun).

Wajah-wajah (orang mukmin) pada hari itu berseri-seri

Ayat 23إِلَىٰ رَبِّهَا نَاظِرَةٞ ٢٣

Ilā rabbihā nāẓirah(tun).

(karena) memandang Tuhannya.

Ayat 24وَوُجُوهٞ يَوۡمَئِذِۭ بَاسِرَةٞ ٢٤

Wa wujūhuy yauma'iżim bāsirah(tun).

Wajah-wajah (orang kafir) pada hari itu muram

Ayat 25تَظُنُّ أَن يُفۡعَلَ بِهَا فَاقِرَةٞ ٢٥

Taẓunnu ay yuf‘ala bihā fāqirah(tun).

(karena) mereka yakin akan ditimpakan kepadanya malapetaka yang sangat dahsyat.

Ayat 26كـَلَّآ إِذَا بَلَغَتِ ٱلتَّرَاقِيَ ٢٦

Kallā iżā balagatit-tarāqiy(a).

Sekali-kali tidak! Apabila (nyawa) telah sampai di kerongkongan,

Ayat 27وَقِيلَ مَنۡۜ رَاقٖ ٢٧

Wa qīla man…rāq(in).

dan dikatakan (kepadanya), “Siapa yang (dapat) menyembuhkan?”

Ayat 28وَظَنَّ أَنَّهُ ٱلۡفِرَاقُ ٢٨

Wa ẓanna annahul-firāq(u).

Dia pun yakin bahwa itulah waktu perpisahan (dengan dunia),

Ayat 29وَٱلۡتَفَّتِ ٱلسَّاقُ بِٱلسَّاقِ ٢٩

Waltaffatis-sāqu bis-sāq(i).

dan bertautlah betis (kiri) dengan betis (kanan).736)

Ayat 30إِلَىٰ رَبِّكَ يَوۡمَئِذٍ ٱلۡمَسَاقُ ٣٠

Ilā rabbika yauma'iżinil-masāq(u).

Kepada Tuhanmulah pada hari itu (manusia) digiring.

Ayat 31فَلَا صَدَّقَ وَلَا صَلَّىٰ ٣١

Falā ṣaddaqa wa lā ṣallā.

Dia tidak membenarkan (Al-Qur’an dan Rasul) dan tidak melaksanakan salat.

Ayat 32وَلَٰكِن كَذَّبَ وَتَوَلَّىٰ ٣٢

Wa lākin każżaba wa tawallā.

Akan tetapi, dia mendustakan (Al-Qur’an) dan berpaling (dari kebenaran).

Ayat 33ثُمَّ ذَهَبَ إِلَىٰٓ أَهۡلِهِۦ يَتَمَطَّىٰٓ ٣٣

Ṡumma żahaba ilā ahlihī yatamaṭṭā.

Kemudian, dia pergi kepada keluarganya dengan menyombongkan diri.

Ayat 34أَوۡلَىٰ لَكَ فَأَوۡلَىٰ ٣٤

Aulā laka fa'aulā.

Celakalah kamu! Maka, celakalah!

Ayat 35ثُمَّ أَوۡلَىٰ لَكَ فَأَوۡلَىٰٓ ٣٥

Ṡumma aulā laka fa'aulā.

Kemudian, celakalah kamu! Maka, celakalah!

Ayat 36أَيَحۡسَبُ ٱلۡإِنسَٰنُ أَن يُتۡرَكَ سُدًى ٣٦

Ayaḥsabul-insānu ay yutraka sudā(n).

Apakah manusia mengira akan dibiarkan begitu saja (tanpa pertanggungjawaban)?

Ayat 37أَلَمۡ يَكُ نُطۡفَةٗ مِّن مَّنِيّٖ يُمۡنَىٰ ٣٧

Alam yaku nuṭfatam mim maniyyiy yumnā.

Bukankah dia dahulu setetes mani yang ditumpahkan (ke dalam rahim)?

Ayat 38ثُمَّ كَانَ عَلَقَةٗ فَخَلَقَ فَسَوَّىٰ ٣٨

Ṡumma kāna ‘alaqatan fa khalaqa fa sawwā.

Kemudian, (mani itu) menjadi sesuatu yang melekat, lalu Dia menciptakan dan menyempurnakannya.

Ayat 39فَجَعَلَ مِنۡهُ ٱلزَّوۡجَيۡنِ ٱلذَّكَرَ وَٱلۡأُنثَىٰٓ ٣٩

Fa ja‘ala minhuz-zaujainiż-żakara wal-unṡā.

Lalu, Dia menjadikan darinya sepasang laki-laki dan perempuan.

Ayat 40أَلَيۡسَ ذَٰلِكَ بِقَٰدِرٍ عَلَىٰٓ أَن يُحۡـِۧيَ ٱلۡمَوۡتَىٰ ٤٠

Alaisa żālika biqādirin ‘alā ay yuḥyiyal-mautā.

Bukankah (Allah) itu kuasa (pula) menghidupkan orang mati?

Al-MuddaththirAl-Insan

Teks

Atur ukuran dan tampilan bacaan di halaman ini.

Teks Arab36 px
Teks terjemah16 px

Audio Tilawah

40 dari 40 ayat memiliki audio yang bisa diputar.

Ayat

Lompat ke ayat di surah ini.

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40

Masuk untuk pengalaman penuh

Simpan ayat, lanjutkan bacaan terakhir, dan pantau khatam serta riwayat membacamu — semua tersimpan di akunmu.