An-Nabaعَمَّ يَتَسَآءَلُونَ ١
Tentang apakah mereka saling bertanya?
عَنِ ٱلنَّبَإِ ٱلۡعَظِيمِ ٢
Tentang berita yang besar (hari Kebangkitan)
ٱلَّذِي هُمۡ فِيهِ مُخۡتَلِفُونَ ٣
yang dalam hal itu mereka berselisih.
كـَلَّا سَيَعۡلَمُونَ ٤
Sekali-kali tidak! Kelak mereka akan mengetahui.
ثُمَّ كـَلَّا سَيَعۡلَمُونَ ٥
Sekali lagi, tidak! Kelak mereka akan mengetahui.
أَلَمۡ نَجۡعَلِ ٱلۡأَرۡضَ مِهَٰدٗا ٦
Bukankah Kami telah menjadikan bumi sebagai hamparan
وَٱلۡجِبَالَ أَوۡتَادٗا ٧
dan gunung-gunung sebagai pasak?
وَخَلَقۡنَٰكُمۡ أَزۡوَٰجٗا ٨
Kami menciptakan kamu berpasang-pasangan.
وَجَعَلۡنَا نَوۡمَكُمۡ سُبَاتٗا ٩
Kami menjadikan tidurmu untuk beristirahat.
وَجَعَلۡنَا ٱلَّيۡلَ لِبَاسٗا ١٠
Kami menjadikan malam sebagai pakaian.742)
وَجَعَلۡنَا ٱلنَّهَارَ مَعَاشٗا ١١
Kami menjadikan siang untuk mencari penghidupan.
وَبَنَيۡنَا فَوۡقَكُمۡ سَبۡعٗا شِدَادٗا ١٢
Kami membangun tujuh (langit) yang kukuh di atasmu.
وَجَعَلۡنَا سِرَاجٗا وَهَّاجٗا ١٣
Kami menjadikan pelita yang terang-benderang (matahari).
وَأَنزَلۡنَا مِنَ ٱلۡمُعۡصِرَٰتِ مَآءٗ ثَجَّاجٗا ١٤
Kami menurunkan dari awan air hujan yang tercurah dengan deras
لِّنُخۡرِجَ بِهِۦ حَبّٗا وَنَبَاتٗا ١٥
agar Kami menumbuhkan dengannya biji-bijian, tanam-tanaman,
وَجَنَّٰتٍ أَلۡفَافًا ١٦
dan kebun-kebun yang rindang.
إِنَّ يَوۡمَ ٱلۡفَصۡلِ كَانَ مِيقَٰتٗا ١٧
Sesungguhnya hari Keputusan itu adalah waktu yang telah ditetapkan,
يَوۡمَ يُنفَخُ فِي ٱلصُّورِ فَتَأۡتُونَ أَفۡوَاجٗا ١٨
(yaitu) hari (ketika) sangkakala ditiup, lalu kamu datang berbondong-bondong.
وَفُتِحَتِ ٱلسَّمَآءُ فَكَانَتۡ أَبۡوَٰبٗا ١٩
Langit pun dibuka. Maka, terdapatlah beberapa pintu.
وَسُيِّرَتِ ٱلۡجِبَالُ فَكَانَتۡ سَرَابًا ٢٠
Gunung-gunung pun dijalankan. Maka, ia menjadi (seperti) fatamorgana.
إِنَّ جَهَنَّمَ كَانَتۡ مِرۡصَادٗا ٢١
Sesungguhnya (neraka) Jahanam itu (merupakan) tempat mengintai (bagi penjaga neraka)
لِّلطَّٰغِينَ مَـَٔابٗا ٢٢
(dan) menjadi tempat kembali bagi orang-orang yang melampaui batas.
لَّٰبِثِينَ فِيهَآ أَحۡقَابٗا ٢٣
Mereka tinggal di sana dalam masa yang lama.
لَّا يَذُوقُونَ فِيهَا بَرۡدٗا وَلَا شَرَابًا ٢٤
Mereka tidak merasakan kesejukan di dalamnya dan tidak (pula mendapat) minuman,
إِلَّا حَمِيمٗا وَغَسَّاقٗا ٢٥
selain air yang mendidih dan nanah,
جَزَآءٗ وِفَاقًا ٢٦
sebagai pembalasan yang setimpal.
إِنَّهُمۡ كَانُواْ لَا يَرۡجُونَ حِسَابٗا ٢٧
Sesungguhnya mereka tidak pernah mengharapkan perhitungan.
وَكَذَّبُواْ بِـَٔايَٰتِنَا كِذَّابٗا ٢٨
Mereka benar-benar mendustakan ayat-ayat Kami.
وَكُلَّ شَيۡءٍ أَحۡصَيۡنَٰهُ كِتَٰبٗا ٢٩
Segala sesuatu telah Kami catat dalam kitab (catatan amal manusia).
فَذُوقُواْ فَلَن نَّزِيدَكُمۡ إِلَّا عَذَابًا ٣٠
Oleh karena itu, rasakanlah! Tidak akan Kami tambahkan kepadamu, kecuali azab.
إِنَّ لِلۡمُتَّقِينَ مَفَازًا ٣١
Sesungguhnya bagi orang-orang yang bertakwa (ada) kemenangan (surga),
حَدَآئِقَ وَأَعۡنَٰبٗا ٣٢
(yaitu) kebun-kebun, buah anggur,
وَكَوَاعِبَ أَتۡرَابٗا ٣٣
gadis-gadis molek yang sebaya,
وَكَأۡسٗا دِهَاقٗا ٣٤
dan gelas-gelas yang penuh (berisi minuman).
لَّا يَسۡمَعُونَ فِيهَا لَغۡوٗا وَلَا كِذَّٰبٗا ٣٥
Di sana mereka tidak mendengar percakapan yang sia-sia dan tidak pula (perkataan) dusta.
جَزَآءٗ مِّن رَّبِّكَ عَطَآءً حِسَابٗا ٣٦
(Hal itu) sebagai balasan (dan) pemberian yang banyak dari Tuhanmu,
رَّبِّ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ وَمَا بَيۡنَهُمَا ٱلرَّحۡمَٰنِۖ لَا يَمۡلِكُونَ مِنۡهُ خِطَابٗا ٣٧
(yaitu) Tuhan (pemelihara) langit, bumi, dan apa yang ada di antara keduanya, Yang Maha Pengasih. Mereka tidak memiliki (hak) berbicara dengan-Nya.
يَوۡمَ يَقُومُ ٱلرُّوحُ وَٱلۡمَلَٰٓئِكَةُ صَفّٗاۖ لَّا يَتَكَلَّمُونَ إِلَّا مَنۡ أَذِنَ لَهُ ٱلرَّحۡمَٰنُ وَقَالَ صَوَابٗا ٣٨
Pada hari ketika Rūḥ743) dan malaikat berdiri bersaf-saf. Mereka tidak berbicara, kecuali yang diizinkan oleh Tuhan Yang Maha Pengasih dan dia mengatakan yang benar.
ذَٰلِكَ ٱلۡيَوۡمُ ٱلۡحَقُّۖ فَمَن شَآءَ ٱتَّخَذَ إِلَىٰ رَبِّهِۦ مَـَٔابًا ٣٩
Itulah hari yang hak (pasti terjadi). Siapa yang menghendaki (keselamatan) niscaya menempuh jalan kembali kepada Tuhannya (dengan beramal saleh).
إِنَّآ أَنذَرۡنَٰكُمۡ عَذَابٗا قَرِيبٗا يَوۡمَ يَنظُرُ ٱلۡمَرۡءُ مَا قَدَّمَتۡ يَدَاهُ وَيَقُولُ ٱلۡكَافِرُ يَٰلَيۡتَنِي كُنتُ تُرَٰبَۢا ٤٠
Sesungguhnya Kami telah memperingatkan kamu akan azab yang dekat pada hari (ketika) manusia melihat apa yang telah diperbuat oleh kedua tangannya dan orang kafir berkata, “Oh, seandainya saja aku menjadi tanah.”
An-Nazi'atوَٱلنَّٰزِعَٰتِ غَرۡقٗا ١
Demi (malaikat) yang mencabut (nyawa orang kafir) dengan keras,
وَٱلنَّٰشِطَٰتِ نَشۡطٗا ٢
demi (malaikat) yang mencabut (nyawa orang mukmin) dengan lemah lembut,
وَٱلسَّٰبِحَٰتِ سَبۡحٗا ٣
demi (malaikat) yang cepat (menunaikan tugasnya) dengan mudah,
فَٱلسَّٰبِقَٰتِ سَبۡقٗا ٤
(malaikat) yang bergegas (melaksanakan perintah Allah) dengan cepat,
فَٱلۡمُدَبِّرَٰتِ أَمۡرٗا ٥
dan (malaikat) yang mengatur urusan (dunia),744)
يَوۡمَ تَرۡجُفُ ٱلرَّاجِفَةُ ٦
(kamu benar-benar akan dibangkitkan) pada hari ketika tiupan pertama mengguncang (alam semesta).
تَتۡبَعُهَا ٱلرَّادِفَةُ ٧
(Tiupan pertama) itu diiringi oleh tiupan kedua.
قُلُوبٞ يَوۡمَئِذٖ وَاجِفَةٌ ٨
Hati manusia pada hari itu merasa sangat takut;
يَقُولُونَ أَءِنَّا لَمَرۡدُودُونَ فِي ٱلۡحَافِرَةِ ١٠
Mereka (di dunia) berkata, “Apakah kita benar-benar akan dikembalikan pada kehidupan yang semula?745)
أَءِذَا كُنَّا عِظَٰمٗا نَّخِرَةٗ ١١
Apabila kita telah menjadi tulang-belulang yang hancur, apakah kita (akan dibangkitkan juga)?”
قَالُواْ تِلۡكَ إِذٗا كَرَّةٌ خَاسِرَةٞ ١٢
Mereka berkata, “Kalau demikian, itu suatu pengembalian yang merugikan.”
فَإِنَّمَا هِيَ زَجۡرَةٞ وَٰحِدَةٞ ١٣
(Jangan dianggap sulit,) pengembalian itu (dilakukan) hanyalah dengan sekali tiupan.
فَإِذَا هُم بِٱلسَّاهِرَةِ ١٤
Seketika itu, mereka hidup kembali di bumi (yang baru).
هَلۡ أَتَىٰكَ حَدِيثُ مُوسَىٰٓ ١٥
Sudah sampaikah kepadamu (Nabi Muhammad) kisah Musa?
إِذۡ نَادَىٰهُ رَبُّهُۥ بِٱلۡوَادِ ٱلۡمُقَدَّسِ طُوًى ١٦
(Ingatlah) ketika Tuhannya menyeru dia (Musa) di lembah suci, yaitu Lembah Tuwa,
ٱذۡهَبۡ إِلَىٰ فِرۡعَوۡنَ إِنَّهُۥ طَغَىٰ ١٧
“Pergilah engkau kepada Fir‘aun! Sesungguhnya dia telah melampaui batas.
فَقُلۡ هَل لَّكَ إِلَىٰٓ أَن تَزَكَّىٰ ١٨
Lalu, katakanlah (kepada Fir‘aun), ‘Adakah keinginanmu untuk menyucikan diri (dari kesesatan)
وَأَهۡدِيَكَ إِلَىٰ رَبِّكَ فَتَخۡشَىٰ ١٩
dan aku akan menunjukimu ke (jalan) Tuhanmu agar engkau takut (kepada-Nya)?’”
فَأَرَىٰهُ ٱلۡأٓيَةَ ٱلۡكُبۡرَىٰ ٢٠
Lalu, dia (Musa) memperlihatkan mukjizat yang besar kepadanya.
فَكَذَّبَ وَعَصَىٰ ٢١
Akan tetapi, dia (Fir‘aun) mendustakan (kerasulan) dan mendurhakai (Allah).
ثُمَّ أَدۡبَرَ يَسۡعَىٰ ٢٢
Kemudian, dia berpaling seraya berusaha (menantang Musa).
فَحَشَرَ فَنَادَىٰ ٢٣
Maka, dia mengumpulkan (pembesar-pembesarnya), lalu berseru (memanggil kaumnya).
فَقَالَ أَنَا۠ رَبُّكُمُ ٱلۡأَعۡلَىٰ ٢٤
Dia berkata, “Akulah Tuhanmu yang paling tinggi.”
فَأَخَذَهُ ٱللَّهُ نَكَالَ ٱلۡأٓخِرَةِ وَٱلۡأُولَىٰٓ ٢٥
Maka, Allah menghukumnya dengan azab di akhirat dan (siksaan) di dunia.
إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَعِبۡرَةٗ لِّمَن يَخۡشَىٰٓ ٢٦
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat pelajaran bagi orang yang takut (kepada Allah).
ءَأَنتُمۡ أَشَدُّ خَلۡقًا أَمِ ٱلسَّمَآءُۚ بَنَىٰهَا ٢٧
Apakah penciptaan kamu yang lebih hebat ataukah langit yang telah dibangun-Nya?
رَفَعَ سَمۡكَهَا فَسَوَّىٰهَا ٢٨
Dia telah meninggikan bangunannya, lalu menyempurnakannya.
وَأَغۡطَشَ لَيۡلَهَا وَأَخۡرَجَ ضُحَىٰهَا ٢٩
Dia menjadikan malamnya (gelap gulita) dan menjadikan siangnya (terang benderang).
وَٱلۡأَرۡضَ بَعۡدَ ذَٰلِكَ دَحَىٰهَآ ٣٠
Setelah itu, bumi Dia hamparkan (untuk dihuni).
أَخۡرَجَ مِنۡهَا مَآءَهَا وَمَرۡعَىٰهَا ٣١
Darinya (bumi) Dia mengeluarkan air dan (menyediakan) tempat penggembalaan.
وَٱلۡجِبَالَ أَرۡسَىٰهَا ٣٢
Gunung-gunung Dia pancangkan dengan kukuh.
مَتَٰعٗا لَّكُمۡ وَلِأَنۡعَٰمِكُمۡ ٣٣
(Semua itu disediakan) untuk kesenanganmu dan hewan ternakmu.
فَإِذَا جَآءَتِ ٱلطَّآمَّةُ ٱلۡكُبۡرَىٰ ٣٤
Maka, apabila malapetaka terbesar (hari Kiamat) telah datang,
يَوۡمَ يَتَذَكَّرُ ٱلۡإِنسَٰنُ مَا سَعَىٰ ٣٥
pada hari (itu) manusia teringat apa yang telah dikerjakannya
وَبُرِّزَتِ ٱلۡجَحِيمُ لِمَن يَرَىٰ ٣٦
dan (neraka) Jahim diperlihatkan dengan jelas kepada orang yang melihat(-nya).
فَأَمَّا مَن طَغَىٰ ٣٧
Adapun orang yang melampaui batas
وَءَاثَرَ ٱلۡحَيَوٰةَ ٱلدُّنۡيَا ٣٨
dan lebih mengutamakan kehidupan dunia,
فَإِنَّ ٱلۡجَحِيمَ هِيَ ٱلۡمَأۡوَىٰ ٣٩
sesungguhnya (neraka) Jahimlah tempat tinggal(-nya).
وَأَمَّا مَنۡ خَافَ مَقَامَ رَبِّهِۦ وَنَهَى ٱلنَّفۡسَ عَنِ ٱلۡهَوَىٰ ٤٠
Adapun orang-orang yang takut pada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari (keinginan) hawa nafsunya,
فَإِنَّ ٱلۡجَنَّةَ هِيَ ٱلۡمَأۡوَىٰ ٤١
sesungguhnya surgalah tempat tinggal(-nya).
يَسۡـَٔلُونَكَ عَنِ ٱلسَّاعَةِ أَيَّانَ مُرۡسَىٰهَا ٤٢
Mereka (orang-orang kafir) bertanya kepadamu (Nabi Muhammad) tentang hari Kiamat, “Kapankah terjadinya?”
فِيمَ أَنتَ مِن ذِكۡرَىٰهَآ ٤٣
Untuk apa engkau perlu menyebutkan (waktu)-nya?
إِلَىٰ رَبِّكَ مُنتَهَىٰهَآ ٤٤
Kepada Tuhanmulah (dikembalikan) kesudahan (ketentuan waktu)-nya.
إِنَّمَآ أَنتَ مُنذِرُ مَن يَخۡشَىٰهَا ٤٥
Engkau (Nabi Muhammad) hanyalah pemberi peringatan kepada siapa yang takut padanya (hari Kiamat).
كَأَنَّهُمۡ يَوۡمَ يَرَوۡنَهَا لَمۡ يَلۡبَثُوٓاْ إِلَّا عَشِيَّةً أَوۡ ضُحَىٰهَا ٤٦
Pada hari ketika melihatnya (hari Kiamat itu), mereka merasa seakan-akan hanya (sebentar) tinggal (di dunia) pada waktu petang atau pagi.
'Abasaعَبَسَ وَتَوَلَّىٰٓ ١
Dia (Nabi Muhammad) berwajah masam dan berpaling
أَن جَآءَهُ ٱلۡأَعۡمَىٰ ٢
karena seorang tunanetra (Abdullah bin Ummi Maktum) telah datang kepadanya.
وَمَا يُدۡرِيكَ لَعَلَّهُۥ يَزَّكَّىٰٓ ٣
Tahukah engkau (Nabi Muhammad) boleh jadi dia ingin menyucikan dirinya (dari dosa)
أَوۡ يَذَّكَّرُ فَتَنفَعَهُ ٱلذِّكۡرَىٰٓ ٤
atau dia (ingin) mendapatkan pengajaran sehingga pengajaran itu bermanfaat baginya?
أَمَّا مَنِ ٱسۡتَغۡنَىٰ ٥
Adapun orang yang merasa dirinya serba cukup (para pembesar Quraisy),
فَأَنتَ لَهُۥ تَصَدَّىٰ ٦
engkau (Nabi Muhammad) memberi perhatian kepadanya.
وَمَا عَلَيۡكَ أَلَّا يَزَّكَّىٰ ٧
Padahal, tidak ada (cela) atasmu kalau dia tidak menyucikan diri (beriman).
وَأَمَّا مَن جَآءَكَ يَسۡعَىٰ ٨
Adapun orang yang datang kepadamu dengan bersegera (untuk mendapatkan pengajaran),
وَهُوَ يَخۡشَىٰ ٩
sedangkan dia takut (kepada Allah),
فَأَنتَ عَنۡهُ تَلَهَّىٰ ١٠
malah engkau (Nabi Muhammad) abaikan.
كـَلَّآ إِنَّهَا تَذۡكِرَةٞ ١١
Sekali-kali jangan (begitu)! Sesungguhnya (ajaran Allah) itu merupakan peringatan.
فَمَن شَآءَ ذَكَرَهُۥ ١٢
Siapa yang menghendaki tentulah akan memperhatikannya
فِي صُحُفٖ مُّكَرَّمَةٖ ١٣
di dalam suhuf yang dimuliakan (di sisi Allah),
مَّرۡفُوعَةٖ مُّطَهَّرَةِۭ ١٤
yang ditinggikan (kedudukannya) lagi disucikan
بِأَيۡدِي سَفَرَةٖ ١٥
di tangan para utusan (malaikat)
قُتِلَ ٱلۡإِنسَٰنُ مَآ أَكۡفَرَهُۥ ١٧
Celakalah manusia! Alangkah kufur dia!
مِنۡ أَيِّ شَيۡءٍ خَلَقَهُۥ ١٨
Dari apakah Dia menciptakannya?
مِن نُّطۡفَةٍ خَلَقَهُۥ فَقَدَّرَهُۥ ١٩
Dia menciptakannya dari setetes mani, lalu menentukan (takdir)-nya.
ثُمَّ ٱلسَّبِيلَ يَسَّرَهُۥ ٢٠
Kemudian, jalannya Dia mudahkan.746)
ثُمَّ أَمَاتَهُۥ فَأَقۡبَرَهُۥ ٢١
Kemudian, Dia mematikannya lalu menguburkannya.
ثُمَّ إِذَا شَآءَ أَنشَرَهُۥ ٢٢
Kemudian, jika menghendaki, Dia membangkitkannya kembali.
كـَلَّا لَمَّا يَقۡضِ مَآ أَمَرَهُۥ ٢٣
Sekali-kali jangan (begitu)! Dia (manusia) itu belum melaksanakan apa yang Dia (Allah) perintahkan kepadanya.
فَلۡيَنظُرِ ٱلۡإِنسَٰنُ إِلَىٰ طَعَامِهِۦٓ ٢٤
Maka, hendaklah manusia itu memperhatikan makanannya.
أَنَّا صَبَبۡنَا ٱلۡمَآءَ صَبّٗا ٢٥
Sesungguhnya Kami telah mencurahkan air (dari langit) dengan berlimpah.
ثُمَّ شَقَقۡنَا ٱلۡأَرۡضَ شَقّٗا ٢٦
Kemudian, Kami belah bumi dengan sebaik-baiknya.
فَأَنۢبَتۡنَا فِيهَا حَبّٗا ٢٧
Lalu, Kami tumbuhkan padanya biji-bijian,
وَزَيۡتُونٗا وَنَخۡلٗا ٢٩
وَحَدَآئِقَ غُلۡبٗا ٣٠
kebun-kebun (yang) rindang,
وَفَٰكِهَةٗ وَأَبّٗا ٣١
buah-buahan, dan rerumputan.
مَّتَٰعٗا لَّكُمۡ وَلِأَنۡعَٰمِكُمۡ ٣٢
(Semua itu disediakan) untuk kesenanganmu dan hewan-hewan ternakmu.
فَإِذَا جَآءَتِ ٱلصَّآخَّةُ ٣٣
Maka, apabila datang suara yang memekakkan (dari tiupan sangkakala),
يَوۡمَ يَفِرُّ ٱلۡمَرۡءُ مِنۡ أَخِيهِ ٣٤
pada hari itu manusia lari dari saudaranya,
وَصَٰحِبَتِهِۦ وَبَنِيهِ ٣٦
serta (dari) istri dan anak-anaknya.
لِكُلِّ ٱمۡرِيٕٖ مِّنۡهُمۡ يَوۡمَئِذٖ شَأۡنٞ يُغۡنِيهِ ٣٧
Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang menyibukkannya.
وُجُوهٞ يَوۡمَئِذٖ مُّسۡفِرَةٞ ٣٨
Pada hari itu ada wajah-wajah yang berseri-seri,
ضَاحِكَةٞ مُّسۡتَبۡشِرَةٞ ٣٩
tertawa lagi gembira ria.
وَوُجُوهٞ يَوۡمَئِذٍ عَلَيۡهَا غَبَرَةٞ ٤٠
Pada hari itu ada (pula) wajah-wajah yang tertutup debu (suram)
تَرۡهَقُهَا قَتَرَةٌ ٤١
dan tertutup oleh kegelapan (ditimpa kehinaan dan kesusahan).
أُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلۡكَفَرَةُ ٱلۡفَجَرَةُ ٤٢
Mereka itulah orang-orang kafir lagi para pendurhaka.
At-Takwirإِذَا ٱلشَّمۡسُ كُوِّرَتۡ ١
Apabila matahari digulung,
وَإِذَا ٱلنُّجُومُ ٱنكَدَرَتۡ ٢
apabila bintang-bintang berjatuhan,
وَإِذَا ٱلۡجِبَالُ سُيِّرَتۡ ٣
apabila gunung-gunung dihancurkan,
وَإِذَا ٱلۡعِشَارُ عُطِّلَتۡ ٤
apabila unta-unta yang bunting ditinggalkan (tidak terurus),
وَإِذَا ٱلۡوُحُوشُ حُشِرَتۡ ٥
apabila binatang-binatang liar dikumpulkan,
وَإِذَا ٱلۡبِحَارُ سُجِّرَتۡ ٦
apabila lautan dipanaskan,
وَإِذَا ٱلنُّفُوسُ زُوِّجَتۡ ٧
apabila roh-roh dipertemukan (dengan tubuh),
وَإِذَا ٱلۡمَوۡءُۥدَةُ سُئِلَتۡ ٨
apabila bayi-bayi perempuan yang dikubur hidup-hidup ditanya,
بِأَيِّ ذَنۢبٖ قُتِلَتۡ ٩
“Karena dosa apa dia dibunuh,”
وَإِذَا ٱلصُّحُفُ نُشِرَتۡ ١٠
apabila lembaran-lembaran (catatan amal) telah dibuka lebar-lebar,
وَإِذَا ٱلسَّمَآءُ كُشِطَتۡ ١١
apabila langit dilenyapkan,
وَإِذَا ٱلۡجَحِيمُ سُعِّرَتۡ ١٢
apabila (neraka) Jahim dinyalakan,
وَإِذَا ٱلۡجَنَّةُ أُزۡلِفَتۡ ١٣
dan apabila surga didekatkan,
عَلِمَتۡ نَفۡسٞ مَّآ أَحۡضَرَتۡ ١٤
setiap jiwa akan mengetahui apa yang telah dikerjakannya.
فَلَآ أُقۡسِمُ بِٱلۡخُنَّسِ ١٥
Aku bersumpah demi bintang-bintang
ٱلۡجَوَارِ ٱلۡكُنَّسِ ١٦
yang beredar lagi terbenam,
وَٱلَّيۡلِ إِذَا عَسۡعَسَ ١٧
demi malam apabila telah larut,
وَٱلصُّبۡحِ إِذَا تَنَفَّسَ ١٨
demi subuh apabila (fajar) telah menyingsing,
إِنَّهُۥ لَقَوۡلُ رَسُولٖ كَرِيمٖ ١٩
sesungguhnya (Al-Qur’an) itu benar-benar firman (Allah yang dibawa oleh) utusan yang mulia (Jibril)
ذِي قُوَّةٍ عِندَ ذِي ٱلۡعَرۡشِ مَكِينٖ ٢٠
yang memiliki kekuatan dan kedudukan tinggi di sisi (Allah) yang memiliki ʻArasy,
مُّطَاعٖ ثَمَّ أَمِينٖ ٢١
yang di sana (Jibril) ditaati lagi dipercaya.
وَمَا صَاحِبُكُم بِمَجۡنُونٖ ٢٢
Temanmu (Nabi Muhammad) itu bukanlah orang gila.
وَلَقَدۡ رَءَاهُ بِٱلۡأُفُقِ ٱلۡمُبِينِ ٢٣
Sungguh, dia (Nabi Muhammad) benar-benar telah melihatnya (Jibril) di ufuk yang terang.
وَمَا هُوَ عَلَى ٱلۡغَيۡبِ بِضَنِينٖ ٢٤
Dia (Nabi Muhammad) bukanlah seorang yang kikir (enggan) untuk menerangkan yang gaib.
وَمَا هُوَ بِقَوۡلِ شَيۡطَٰنٖ رَّجِيمٖ ٢٥
(Al-Qur’an) itu bukanlah perkataan setan yang terkutuk.
فَأَيۡنَ تَذۡهَبُونَ ٢٦
Maka, ke manakah kamu akan pergi?747)
إِنۡ هُوَ إِلَّا ذِكۡرٞ لِّلۡعَٰلَمِينَ ٢٧
(Al-Qur’an) itu tidak lain, kecuali peringatan bagi semesta alam,
لِمَن شَآءَ مِنكُمۡ أَن يَسۡتَقِيمَ ٢٨
(yaitu) bagi siapa di antaramu yang hendak menempuh jalan yang lurus.
وَمَا تَشَآءُونَ إِلَّآ أَن يَشَآءَ ٱللَّهُ رَبُّ ٱلۡعَٰلَمِينَ ٢٩
Kamu tidak dapat berkehendak, kecuali apabila dikehendaki Allah, Tuhan semesta alam.
وَإِذَا ٱلۡكَوَاكِبُ ٱنتَثَرَتۡ ٢
apabila bintang-bintang jatuh berserakan,
وَإِذَا ٱلۡبِحَارُ فُجِّرَتۡ ٣
apabila lautan diluapkan,
وَإِذَا ٱلۡقُبُورُ بُعۡثِرَتۡ ٤
dan apabila kuburan-kuburan dibongkar,
عَلِمَتۡ نَفۡسٞ مَّا قَدَّمَتۡ وَأَخَّرَتۡ ٥
setiap jiwa akan mengetahui apa yang telah dikerjakan dan yang dilalaikan(-nya).
يَٰٓأَيُّهَا ٱلۡإِنسَٰنُ مَا غَرَّكَ بِرَبِّكَ ٱلۡكَرِيمِ ٦
Wahai manusia, apakah yang telah memperdayakanmu (berbuat durhaka) terhadap Tuhanmu Yang Maha Mulia,
ٱلَّذِي خَلَقَكَ فَسَوَّىٰكَ فَعَدَلَكَ ٧
yang telah menciptakanmu lalu menyempurnakan kejadianmu dan menjadikan (susunan tubuh)-mu seimbang?
فِيٓ أَيِّ صُورَةٖ مَّا شَآءَ رَكَّبَكَ ٨
Dalam bentuk apa saja yang dikehendaki, Dia menyusun (tubuh)-mu.
كـَلَّا بَلۡ تُكَذِّبُونَ بِٱلدِّينِ ٩
Jangan sekali-kali begitu! Bahkan, kamu mendustakan hari Pembalasan.
وَإِنَّ عَلَيۡكُمۡ لَحَٰفِظِينَ ١٠
Sesungguhnya bagi kamu ada (malaikat-malaikat) pengawas
كِرَامٗا كَٰتِبِينَ ١١
yang mulia (di sisi Allah) dan mencatat (amal perbuatanmu).
يَعۡلَمُونَ مَا تَفۡعَلُونَ ١٢
Mereka mengetahui apa yang kamu kerjakan.
إِنَّ ٱلۡأَبۡرَارَ لَفِي نَعِيمٖ ١٣
Sesungguhnya orang-orang yang berbakti benar-benar berada dalam (surga yang penuh) kenikmatan.
وَإِنَّ ٱلۡفُجَّارَ لَفِي جَحِيمٖ ١٤
Sesungguhnya orang-orang yang durhaka benar-benar berada dalam (neraka) Jahim.
يَصۡلَوۡنَهَا يَوۡمَ ٱلدِّينِ ١٥
Mereka memasukinya pada hari Pembalasan.
وَمَا هُمۡ عَنۡهَا بِغَآئِبِينَ ١٦
Mereka tidak mungkin keluar dari (neraka) itu.
وَمَآ أَدۡرَىٰكَ مَا يَوۡمُ ٱلدِّينِ ١٧
Tahukah engkau apakah hari Pembalasan itu?
ثُمَّ مَآ أَدۡرَىٰكَ مَا يَوۡمُ ٱلدِّينِ ١٨
Kemudian, tahukah engkau apakah hari Pembalasan itu?
يَوۡمَ لَا تَمۡلِكُ نَفۡسٞ لِّنَفۡسٖ شَيۡـٔٗاۖ وَٱلۡأَمۡرُ يَوۡمَئِذٖ لِّلَّهِ ١٩
(Itulah) hari (ketika) seseorang tidak berdaya (menolong) orang lain sedikit pun. Segala urusan pada hari itu adalah milik Allah.
Al-Mutaffifinوَيۡلٞ لِّلۡمُطَفِّفِينَ ١
Celakalah orang-orang yang curang (dalam menakar dan menimbang)!
ٱلَّذِينَ إِذَا ٱكۡتَالُواْ عَلَى ٱلنَّاسِ يَسۡتَوۡفُونَ ٢
(Mereka adalah) orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain, mereka minta dipenuhi.
وَإِذَا كَالُوهُمۡ أَو وَّزَنُوهُمۡ يُخۡسِرُونَ ٣
(Sebaliknya,) apabila mereka menakar atau menimbang untuk orang lain, mereka kurangi.
أَلَا يَظُنُّ أُوْلَٰٓئِكَ أَنَّهُم مَّبۡعُوثُونَ ٤
Tidakkah mereka mengira (bahwa) sesungguhnya mereka akan dibangkitkan
لِيَوۡمٍ عَظِيمٖ ٥
pada suatu hari yang besar (Kiamat),
يَوۡمَ يَقُومُ ٱلنَّاسُ لِرَبِّ ٱلۡعَٰلَمِينَ ٦
(yaitu) hari (ketika) manusia bangkit menghadap Tuhan seluruh alam?
كـَلَّآ إِنَّ كِتَٰبَ ٱلۡفُجَّارِ لَفِي سِجِّينٖ ٧
Jangan sekali-kali begitu! Sesungguhnya catatan orang yang durhaka benar-benar (tersimpan) dalam Sijjīn.748)
وَمَآ أَدۡرَىٰكَ مَا سِجِّينٞ ٨
Tahukah engkau apakah Sijjīn itu?
كِتَٰبٞ مَّرۡقُومٞ ٩
(Ia adalah) kitab yang berisi catatan (amal).
وَيۡلٞ يَوۡمَئِذٖ لِّلۡمُكَذِّبِينَ ١٠
Celakalah pada hari itu bagi para pendusta,
ٱلَّذِينَ يُكَذِّبُونَ بِيَوۡمِ ٱلدِّينِ ١١
yaitu orang-orang yang mendustakan hari Pembalasan.
وَمَا يُكَذِّبُ بِهِۦٓ إِلَّا كُلُّ مُعۡتَدٍ أَثِيمٍ ١٢
Tidak ada yang mendustakannya, kecuali setiap orang yang melampaui batas lagi sangat berdosa.
إِذَا تُتۡلَىٰ عَلَيۡهِ ءَايَٰتُنَا قَالَ أَسَٰطِيرُ ٱلۡأَوَّلِينَ ١٣
Apabila dibacakan kepadanya ayat-ayat Kami, dia berkata, “(Itu adalah) dongeng orang-orang dahulu.”
كـَلَّاۖ بَلۡۜ رَانَ عَلَىٰ قُلُوبِهِم مَّا كَانُواْ يَكۡسِبُونَ ١٤
Sekali-kali tidak! Bahkan, apa yang selalu mereka kerjakan itu telah menutupi hati mereka.
كـَلَّآ إِنَّهُمۡ عَن رَّبِّهِمۡ يَوۡمَئِذٖ لَّمَحۡجُوبُونَ ١٥
Sekali-kali tidak!749) Sesungguhnya mereka pada hari itu benar-benar terhalang dari (rahmat) Tuhannya.
ثُمَّ إِنَّهُمۡ لَصَالُواْ ٱلۡجَحِيمِ ١٦
Sesungguhnya mereka kemudian benar-benar masuk (neraka) Jahim.
ثُمَّ يُقَالُ هَٰذَا ٱلَّذِي كُنتُم بِهِۦ تُكَذِّبُونَ ١٧
Lalu dikatakan (kepada mereka), “Inilah (azab) yang selalu kamu dustakan.”
كـَلَّآ إِنَّ كِتَٰبَ ٱلۡأَبۡرَارِ لَفِي عِلِّيِّينَ ١٨
Sekali-kali tidak! Sesungguhnya catatan orang-orang yang berbakti benar-benar tersimpan dalam ‘Illiyyīn.750)
وَمَآ أَدۡرَىٰكَ مَا عِلِّيُّونَ ١٩
Tahukah engkau apakah ‘Illiyyīn itu?
كِتَٰبٞ مَّرۡقُومٞ ٢٠
(Itulah) kitab yang berisi catatan (amal)
يَشۡهَدُهُ ٱلۡمُقَرَّبُونَ ٢١
yang disaksikan oleh (malaikat-malaikat) yang didekatkan (kepada Allah).
إِنَّ ٱلۡأَبۡرَارَ لَفِي نَعِيمٍ ٢٢
Sesungguhnya orang-orang yang berbakti benar-benar berada dalam (surga yang penuh) kenikmatan.
عَلَى ٱلۡأَرَآئِكِ يَنظُرُونَ ٢٣
Mereka (duduk) di atas dipan-dipan (sambil) melepas pandangan.
تَعۡرِفُ فِي وُجُوهِهِمۡ نَضۡرَةَ ٱلنَّعِيمِ ٢٤
Engkau dapat mengetahui pada wajah mereka gemerlapnya kenikmatan.
يُسۡقَوۡنَ مِن رَّحِيقٖ مَّخۡتُومٍ ٢٥
Mereka diberi minum dari khamar murni (tidak memabukkan) yang (tempatnya) masih diberi lak (sebagai jaminan keasliannya).
خِتَٰمُهُۥ مِسۡكٞۚ وَفِي ذَٰلِكَ فَلۡيَتَنَافَسِ ٱلۡمُتَنَٰفِسُونَ ٢٦
Laknya terbuat dari kasturi. Untuk (mendapatkan) yang demikian itu hendaknya orang berlomba-lomba.
وَمِزَاجُهُۥ مِن تَسۡنِيمٍ ٢٧
Campurannya terbuat dari tasnīm,
عَيۡنٗا يَشۡرَبُ بِهَا ٱلۡمُقَرَّبُونَ ٢٨
(yaitu) mata air yang diminum oleh mereka yang didekatkan (kepada Allah).
إِنَّ ٱلَّذِينَ أَجۡرَمُواْ كَانُواْ مِنَ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ يَضۡحَكُونَ ٢٩
Sesungguhnya orang-orang yang berdosa adalah mereka yang dahulu selalu mentertawakan orang-orang yang beriman.
وَإِذَا مَرُّواْ بِهِمۡ يَتَغَامَزُونَ ٣٠
Apabila mereka (orang-orang yang beriman) melintas di hadapan mereka, mereka saling mengedip-ngedipkan matanya.
وَإِذَا ٱنقَلَبُوٓاْ إِلَىٰٓ أَهۡلِهِمُ ٱنقَلَبُواْ فَكِهِينَ ٣١
Apabila kembali kepada kaumnya, mereka kembali dengan gembira ria (dan sombong).
وَإِذَا رَأَوۡهُمۡ قَالُوٓاْ إِنَّ هَٰٓؤُلَآءِ لَضَآلُّونَ ٣٢
Apabila melihat (orang-orang mukmin), mereka mengatakan, “Sesungguhnya mereka benar-benar orang-orang sesat,”
وَمَآ أُرۡسِلُواْ عَلَيۡهِمۡ حَٰفِظِينَ ٣٣
padahal mereka (orang-orang yang berdosa itu) tidak diutus sebagai penjaga (orang-orang mukmin).
فَٱلۡيَوۡمَ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ مِنَ ٱلۡكُفَّارِ يَضۡحَكُونَ ٣٤
Pada hari ini (hari Kiamat), orang-orang yang berimanlah yang mentertawakan orang-orang kafir.
عَلَى ٱلۡأَرَآئِكِ يَنظُرُونَ ٣٥
Mereka (duduk) di atas dipan-dipan (sambil) melepas pandangan.
هَلۡ ثُوِّبَ ٱلۡكُفَّارُ مَا كَانُواْ يَفۡعَلُونَ ٣٦
Apakah orang-orang kafir itu telah diberi balasan (hukuman) terhadap apa yang selalu mereka perbuat?
وَأَذِنَتۡ لِرَبِّهَا وَحُقَّتۡ ٢
serta patuh kepada Tuhannya dan sudah semestinya patuh.
وَإِذَا ٱلۡأَرۡضُ مُدَّتۡ ٣
وَأَلۡقَتۡ مَا فِيهَا وَتَخَلَّتۡ ٤
memuntahkan apa yang ada di dalamnya dan menjadi kosong,
وَأَذِنَتۡ لِرَبِّهَا وَحُقَّتۡ ٥
serta patuh kepada Tuhannya, dan sudah semestinya patuh.
يَٰٓأَيُّهَا ٱلۡإِنسَٰنُ إِنَّكَ كَادِحٌ إِلَىٰ رَبِّكَ كَدۡحٗا فَمُلَٰقِيهِ ٦
Wahai manusia, sesungguhnya engkau telah bekerja keras menuju (pertemuan dengan) Tuhanmu. Maka, engkau pasti menemui-Nya.751)
فَأَمَّا مَنۡ أُوتِيَ كِتَٰبَهُۥ بِيَمِينِهِۦ ٧
Adapun orang yang catatannya diberikan dari sebelah kanannya,
فَسَوۡفَ يُحَاسَبُ حِسَابٗا يَسِيرٗا ٨
dia akan dihisab dengan pemeriksaan yang mudah
وَيَنقَلِبُ إِلَىٰٓ أَهۡلِهِۦ مَسۡرُورٗا ٩
dan dia akan kembali kepada keluarganya (yang sama-sama beriman) dengan gembira.
وَأَمَّا مَنۡ أُوتِيَ كِتَٰبَهُۥ وَرَآءَ ظَهۡرِهِۦ ١٠
Adapun orang yang catatannya diberikan dari belakang punggungnya,
فَسَوۡفَ يَدۡعُواْ ثُبُورٗا ١١
dia akan berteriak, “Celakalah aku!”
وَيَصۡلَىٰ سَعِيرًا ١٢
Dia akan memasuki (neraka) Sa‘ir (yang menyala-nyala).
إِنَّهُۥ كَانَ فِيٓ أَهۡلِهِۦ مَسۡرُورًا ١٣
Sesungguhnya dia dahulu (di dunia) bergembira di kalangan keluarganya (yang sama-sama kafir).
إِنَّهُۥ ظَنَّ أَن لَّن يَحُورَ ١٤
Sesungguhnya dia mengira bahwa dia tidak akan kembali (kepada Tuhannya).
بَلَىٰٓۚ إِنَّ رَبَّهُۥ كَانَ بِهِۦ بَصِيرٗا ١٥
Tidak demikian. Sesungguhnya Tuhannya selalu melihatnya.
فَلَآ أُقۡسِمُ بِٱلشَّفَقِ ١٦
Aku bersumpah demi cahaya merah pada waktu senja,
وَٱلَّيۡلِ وَمَا وَسَقَ ١٧
demi malam dan apa yang diselubunginya,
وَٱلۡقَمَرِ إِذَا ٱتَّسَقَ ١٨
dan demi bulan apabila jadi purnama,
لَتَرۡكَبُنَّ طَبَقًا عَن طَبَقٖ ١٩
sungguh, kamu benar-benar akan menjalani tingkat demi tingkat (dalam kehidupan).752)
فَمَا لَهُمۡ لَا يُؤۡمِنُونَ ٢٠
Maka, mengapa mereka tidak mau beriman?
وَإِذَا قُرِئَ عَلَيۡهِمُ ٱلۡقُرۡءَانُ لَا يَسۡجُدُونَۤ۩ ٢١
Apabila Al-Qur’an dibacakan kepada mereka, mereka tidak (mau) bersujud,
بَلِ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ يُكَذِّبُونَ ٢٢
bahkan orang-orang yang kufur itu mendustakan(-nya).
وَٱللَّهُ أَعۡلَمُ بِمَا يُوعُونَ ٢٣
Allah lebih mengetahui apa yang mereka sembunyikan (dalam hati mereka).
فَبَشِّرۡهُم بِعَذَابٍ أَلِيمٍ ٢٤
Maka, berilah mereka kabar ‘gembira’ dengan azab yang pedih,
إِلَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱلصَّٰلِحَٰتِ لَهُمۡ أَجۡرٌ غَيۡرُ مَمۡنُونِۭ ٢٥
Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan. Bagi merekalah pahala yang tidak putus-putus.
Al-Burujوَٱلسَّمَآءِ ذَاتِ ٱلۡبُرُوجِ ١
Demi langit yang mempunyai gugusan bintang,
وَٱلۡيَوۡمِ ٱلۡمَوۡعُودِ ٢
demi hari yang dijanjikan,
وَشَاهِدٖ وَمَشۡهُودٖ ٣
demi yang menyaksikan dan yang disaksikan,
قُتِلَ أَصۡحَٰبُ ٱلۡأُخۡدُودِ ٤
binasalah orang-orang yang membuat parit (tempat menyiksa orang mukmin)
ٱلنَّارِ ذَاتِ ٱلۡوَقُودِ ٥
(yang dikobarkan) api penuh kayu bakar.
إِذۡ هُمۡ عَلَيۡهَا قُعُودٞ ٦
Ketika (itu) mereka (hanya) duduk di sekitarnya.
وَهُمۡ عَلَىٰ مَا يَفۡعَلُونَ بِٱلۡمُؤۡمِنِينَ شُهُودٞ ٧
Mereka menyaksikan apa yang mereka perbuat terhadap orang-orang mukmin.
وَمَا نَقَمُواْ مِنۡهُمۡ إِلَّآ أَن يُؤۡمِنُواْ بِٱللَّهِ ٱلۡعَزِيزِ ٱلۡحَمِيدِ ٨
Tidaklah mereka menyiksa (membakar) orang-orang mukmin itu, kecuali karena mereka beriman kepada Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji,
ٱلَّذِي لَهُۥ مُلۡكُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِۚ وَٱللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيۡءٖ شَهِيدٌ ٩
yang memiliki kerajaan langit dan bumi. Allah Maha Menyaksikan segala sesuatu.
إِنَّ ٱلَّذِينَ فَتَنُواْ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ وَٱلۡمُؤۡمِنَٰتِ ثُمَّ لَمۡ يَتُوبُواْ فَلَهُمۡ عَذَابُ جَهَنَّمَ وَلَهُمۡ عَذَابُ ٱلۡحَرِيقِ ١٠
Sesungguhnya, orang-orang yang menimpakan cobaan (siksa) terhadap mukmin laki-laki dan perempuan, lalu mereka tidak bertobat, mereka akan mendapat azab Jahanam dan mereka akan mendapat azab (neraka) yang membakar.
إِنَّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱلصَّٰلِحَٰتِ لَهُمۡ جَنَّٰتٞ تَجۡرِي مِن تَحۡتِهَا ٱلۡأَنۡهَٰرُۚ ذَٰلِكَ ٱلۡفَوۡزُ ٱلۡكَبِيرُ ١١
Sesungguhnya, orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, mereka akan mendapat surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Itulah kemenangan yang besar.
إِنَّ بَطۡشَ رَبِّكَ لَشَدِيدٌ ١٢
Sesungguhnya azab Tuhanmu sangat keras.
إِنَّهُۥ هُوَ يُبۡدِئُ وَيُعِيدُ ١٣
Sesungguhnya Dialah yang memulai (penciptaan makhluk) dan yang mengembalikan (hidup setelah mati).
وَهُوَ ٱلۡغَفُورُ ٱلۡوَدُودُ ١٤
Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Pengasih,
ذُو ٱلۡعَرۡشِ ٱلۡمَجِيدُ ١٥
Pemilik ʻArasy lagi Maha Mulia,
فَعَّالٞ لِّمَا يُرِيدُ ١٦
Maha Kuasa berbuat apa saja yang Dia kehendaki.
هَلۡ أَتَىٰكَ حَدِيثُ ٱلۡجُنُودِ ١٧
Sudahkah sampai kepadamu berita tentang bala tentara,
فِرۡعَوۡنَ وَثَمُودَ ١٨
(yaitu bala tentara) Fir‘aun dan Samud?
بَلِ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ فِي تَكۡذِيبٖ ١٩
Memang orang-orang kafir (selalu) mendustakan,
وَٱللَّهُ مِن وَرَآئِهِم مُّحِيطُۢ ٢٠
padahal Allah mengepung dari belakang mereka.
بَلۡ هُوَ قُرۡءَانٞ مَّجِيدٞ ٢١
Bahkan, (yang didustakan itu) Al-Qur’an yang mulia
فِي لَوۡحٖ مَّحۡفُوظِۭ ٢٢
yang (tersimpan) dalam (tempat) yang terjaga (Lauhulmahfuz).
At-Tariqوَٱلسَّمَآءِ وَٱلطَّارِقِ ١
Demi langit dan yang datang pada malam hari.
وَمَآ أَدۡرَىٰكَ مَا ٱلطَّارِقُ ٢
Tahukah kamu apakah yang datang pada malam hari itu?
ٱلنَّجۡمُ ٱلثَّاقِبُ ٣
(Itulah) bintang yang bersinar tajam.
إِن كُلُّ نَفۡسٖ لَّمَّا عَلَيۡهَا حَافِظٞ ٤
Setiap orang pasti ada penjaganya.
فَلۡيَنظُرِ ٱلۡإِنسَٰنُ مِمَّ خُلِقَ ٥
Hendaklah manusia memperhatikan dari apa dia diciptakan.
خُلِقَ مِن مَّآءٖ دَافِقٖ ٦
Dia diciptakan dari air (mani) yang memancar,
يَخۡرُجُ مِنۢ بَيۡنِ ٱلصُّلۡبِ وَٱلتَّرَآئِبِ ٧
yang keluar dari antara tulang sulbi (punggung) dan tulang dada.
إِنَّهُۥ عَلَىٰ رَجۡعِهِۦ لَقَادِرٞ ٨
Sesungguhnya Dia (Allah) benar-benar kuasa untuk mengembalikannya (hidup setelah mati)
يَوۡمَ تُبۡلَى ٱلسَّرَآئِرُ ٩
pada hari ditampakkan segala rahasia.
فَمَا لَهُۥ مِن قُوَّةٖ وَلَا نَاصِرٖ ١٠
Maka, baginya (manusia) tidak ada lagi kekuatan dan tidak (pula) ada penolong.
وَٱلسَّمَآءِ ذَاتِ ٱلرَّجۡعِ ١١
Demi langit yang mengandung hujan753)
وَٱلۡأَرۡضِ ذَاتِ ٱلصَّدۡعِ ١٢
dan bumi yang memiliki rekahan (tempat tumbuhnya pepohonan),
إِنَّهُۥ لَقَوۡلٞ فَصۡلٞ ١٣
sesungguhnya (Al-Qur’an) itu benar-benar firman pemisah (antara yang hak dan yang batil)
وَمَا هُوَ بِٱلۡهَزۡلِ ١٤
dan ia (Al-Qur’an) sama sekali bukan perkataan senda gurau.
إِنَّهُمۡ يَكِيدُونَ كَيۡدٗا ١٥
Sesungguhnya mereka (orang kafir) melakukan tipu daya.
وَأَكِيدُ كَيۡدٗا ١٦
Aku pun membalasnya dengan tipu daya.
فَمَهِّلِ ٱلۡكَٰفِرِينَ أَمۡهِلۡهُمۡ رُوَيۡدَۢا ١٧
Maka, tangguhkanlah orang-orang kafir itu. Biarkanlah mereka sejenak (bersenang-senang).
Al-A'laسَبِّحِ ٱسۡمَ رَبِّكَ ٱلۡأَعۡلَى ١
Sucikanlah nama Tuhanmu Yang Maha Tinggi,
ٱلَّذِي خَلَقَ فَسَوَّىٰ ٢
yang menciptakan, lalu menyempurnakan (ciptaan-Nya),
وَٱلَّذِي قَدَّرَ فَهَدَىٰ ٣
yang menentukan kadar (masing-masing) dan memberi petunjuk,
وَٱلَّذِيٓ أَخۡرَجَ ٱلۡمَرۡعَىٰ ٤
dan yang menumbuhkan (rerumputan) padang gembala,
فَجَعَلَهُۥ غُثَآءً أَحۡوَىٰ ٥
lalu menjadikannya kering kehitam-hitaman.
سَنُقۡرِئُكَ فَلَا تَنسَىٰٓ ٦
Kami akan membacakan (Al-Qur’an) kepadamu (Nabi Muhammad) sehingga engkau tidak akan lupa,
إِلَّا مَا شَآءَ ٱللَّهُۚ إِنَّهُۥ يَعۡلَمُ ٱلۡجَهۡرَ وَمَا يَخۡفَىٰ ٧
kecuali jika Allah menghendaki. Sesungguhnya Dia mengetahui yang terang dan yang tersembunyi.
وَنُيَسِّرُكَ لِلۡيُسۡرَىٰ ٨
Kami akan melapangkan bagimu jalan kemudahan (dalam segala urusan).
فَذَكِّرۡ إِن نَّفَعَتِ ٱلذِّكۡرَىٰ ٩
Maka, sampaikanlah peringatan jika peringatan itu bermanfaat.
سَيَذَّكَّرُ مَن يَخۡشَىٰ ١٠
Orang yang takut (kepada Allah) akan mengambil pelajaran,
وَيَتَجَنَّبُهَا ٱلۡأَشۡقَى ١١
sedangkan orang-orang yang celaka (kafir) akan menjauhinya,
ٱلَّذِي يَصۡلَى ٱلنَّارَ ٱلۡكُبۡرَىٰ ١٢
(yaitu) orang yang akan memasuki api (neraka) yang besar.
ثُمَّ لَا يَمُوتُ فِيهَا وَلَا يَحۡيَىٰ ١٣
Selanjutnya, dia tidak mati dan tidak (pula) hidup di sana.
قَدۡ أَفۡلَحَ مَن تَزَكَّىٰ ١٤
Sungguh, beruntung orang yang menyucikan diri (dari kekafiran)
وَذَكَرَ ٱسۡمَ رَبِّهِۦ فَصَلَّىٰ ١٥
dan mengingat nama Tuhannya, lalu dia salat.
بَلۡ تُؤۡثِرُونَ ٱلۡحَيَوٰةَ ٱلدُّنۡيَا ١٦
Adapun kamu (orang-orang kafir) mengutamakan kehidupan dunia,
وَٱلۡأٓخِرَةُ خَيۡرٞ وَأَبۡقَىٰٓ ١٧
padahal kehidupan akhirat itu lebih baik dan lebih kekal.
إِنَّ هَٰذَا لَفِي ٱلصُّحُفِ ٱلۡأُولَىٰ ١٨
Sesungguhnya (penjelasan) ini terdapat dalam suhuf (lembaran-lembaran) yang terdahulu,
صُحُفِ إِبۡرَٰهِيمَ وَمُوسَىٰ ١٩
(yaitu) suhuf (yang diturunkan kepada) Ibrahim dan Musa.
Al-Ghashiyahهَلۡ أَتَىٰكَ حَدِيثُ ٱلۡغَٰشِيَةِ ١
Sudahkah sampai kepadamu berita tentang al-Gāsyiyah (hari Kiamat yang menutupi kesadaran manusia dengan kedahsyatannya)?
وُجُوهٞ يَوۡمَئِذٍ خَٰشِعَةٌ ٢
Pada hari itu banyak wajah yang tertunduk hina
عَامِلَةٞ نَّاصِبَةٞ ٣
(karena) berusaha keras (menghindari azab neraka) lagi kepayahan (karena dibelenggu).
تَصۡلَىٰ نَارًا حَامِيَةٗ ٤
Mereka memasuki api (neraka) yang sangat panas.
تُسۡقَىٰ مِنۡ عَيۡنٍ ءَانِيَةٖ ٥
(Mereka) diberi minum dari sumber mata air yang sangat panas.
لَّيۡسَ لَهُمۡ طَعَامٌ إِلَّا مِن ضَرِيعٖ ٦
Tidak ada makanan bagi mereka selain dari pohon yang berduri,
لَّا يُسۡمِنُ وَلَا يُغۡنِي مِن جُوعٖ ٧
yang tidak menggemukkan dan tidak pula menghilangkan lapar.
وُجُوهٞ يَوۡمَئِذٖ نَّاعِمَةٞ ٨
Pada hari itu banyak (pula) wajah yang berseri-seri,
لِّسَعۡيِهَا رَاضِيَةٞ ٩
merasa puas karena usahanya.
فِي جَنَّةٍ عَالِيَةٖ ١٠
(Mereka) dalam surga yang tinggi.
لَّا تَسۡمَعُ فِيهَا لَٰغِيَةٗ ١١
Di sana kamu tidak mendengar (perkataan) yang tidak berguna.
فِيهَا عَيۡنٞ جَارِيَةٞ ١٢
Di sana ada mata air yang mengalir.
فِيهَا سُرُرٞ مَّرۡفُوعَةٞ ١٣
Di sana ada (pula) dipan-dipan yang ditinggikan,
وَأَكۡوَابٞ مَّوۡضُوعَةٞ ١٤
gelas-gelas yang tersedia (di dekatnya),
وَنَمَارِقُ مَصۡفُوفَةٞ ١٥
bantal-bantal sandaran yang tersusun,
وَزَرَابِيُّ مَبۡثُوثَةٌ ١٦
dan permadani-permadani yang terhampar.
أَفَلَا يَنظُرُونَ إِلَى ٱلۡإِبِلِ كَيۡفَ خُلِقَتۡ ١٧
Tidakkah mereka memperhatikan unta, bagaimana ia diciptakan?
وَإِلَى ٱلسَّمَآءِ كَيۡفَ رُفِعَتۡ ١٨
Bagaimana langit ditinggikan?
وَإِلَى ٱلۡجِبَالِ كَيۡفَ نُصِبَتۡ ١٩
Bagaimana gunung-gunung ditegakkan?
وَإِلَى ٱلۡأَرۡضِ كَيۡفَ سُطِحَتۡ ٢٠
Bagaimana pula bumi dihamparkan?
فَذَكِّرۡ إِنَّمَآ أَنتَ مُذَكِّرٞ ٢١
Maka, berilah peringatan karena sesungguhnya engkau (Nabi Muhammad) hanyalah pemberi peringatan.
لَّسۡتَ عَلَيۡهِم بِمُصَيۡطِرٍ ٢٢
Engkau bukanlah orang yang berkuasa atas mereka.
إِلَّا مَن تَوَلَّىٰ وَكَفَرَ ٢٣
Akan tetapi, orang yang berpaling dan kufur,
فَيُعَذِّبُهُ ٱللَّهُ ٱلۡعَذَابَ ٱلۡأَكۡبَرَ ٢٤
Allah akan mengazabnya dengan azab yang paling besar.
إِنَّ إِلَيۡنَآ إِيَابَهُمۡ ٢٥
Sesungguhnya kepada Kamilah mereka kembali.
ثُمَّ إِنَّ عَلَيۡنَا حِسَابَهُم ٢٦
Kemudian, sesungguhnya Kamilah yang berhak melakukan hisab (perhitungan) atas mereka.
وَلَيَالٍ عَشۡرٖ ٢
demi malam yang sepuluh,754)
وَٱلشَّفۡعِ وَٱلۡوَتۡرِ ٣
demi yang genap dan yang ganjil,
وَٱلَّيۡلِ إِذَا يَسۡرِ ٤
dan demi malam apabila berlalu.
هَلۡ فِي ذَٰلِكَ قَسَمٞ لِّذِي حِجۡرٍ ٥
Apakah pada yang demikian itu terdapat sumpah (yang dapat diterima) oleh (orang) yang berakal?
أَلَمۡ تَرَ كَيۡفَ فَعَلَ رَبُّكَ بِعَادٍ ٦
Tidakkah engkau (Nabi Muhammad) memperhatikan bagaimana Tuhanmu berbuat terhadap (kaum) ‘Ad,
إِرَمَ ذَاتِ ٱلۡعِمَادِ ٧
(yaitu) penduduk Iram (ibu kota kaum ‘Ad) yang mempunyai bangunan-bangunan yang tinggi
ٱلَّتِي لَمۡ يُخۡلَقۡ مِثۡلُهَا فِي ٱلۡبِلَٰدِ ٨
yang sebelumnya tidak pernah dibangun (suatu kota pun) seperti itu di negeri-negeri (lain)?
وَثَمُودَ ٱلَّذِينَ جَابُواْ ٱلصَّخۡرَ بِٱلۡوَادِ ٩
(Tidakkah engkau perhatikan pula kaum) Samud yang memotong batu-batu besar di lembah755)
وَفِرۡعَوۡنَ ذِي ٱلۡأَوۡتَادِ ١٠
dan Fir‘aun yang mempunyai pasak-pasak (bangunan yang besar)
ٱلَّذِينَ طَغَوۡاْ فِي ٱلۡبِلَٰدِ ١١
yang berbuat sewenang-wenang dalam negeri,
فَأَكۡثَرُواْ فِيهَا ٱلۡفَسَادَ ١٢
lalu banyak berbuat kerusakan di dalamnya (negeri itu),
فَصَبَّ عَلَيۡهِمۡ رَبُّكَ سَوۡطَ عَذَابٍ ١٣
maka Tuhanmu menimpakan cemeti azab (yang dahsyat) kepada mereka?
إِنَّ رَبَّكَ لَبِٱلۡمِرۡصَادِ ١٤
Sesungguhnya Tuhanmu benar-benar mengawasi.
فَأَمَّا ٱلۡإِنسَٰنُ إِذَا مَا ٱبۡتَلَىٰهُ رَبُّهُۥ فَأَكۡرَمَهُۥ وَنَعَّمَهُۥ فَيَقُولُ رَبِّيٓ أَكۡرَمَنِ ١٥
Adapun manusia, apabila Tuhan mengujinya lalu memuliakannya dan memberinya kenikmatan, berkatalah dia, “Tuhanku telah memuliakanku.”
وَأَمَّآ إِذَا مَا ٱبۡتَلَىٰهُ فَقَدَرَ عَلَيۡهِ رِزۡقَهُۥ فَيَقُولُ رَبِّيٓ أَهَٰنَنِ ١٦
Sementara itu, apabila Dia mengujinya lalu membatasi rezekinya, berkatalah dia, “Tuhanku telah menghinaku.”756)
كـَلَّاۖ بَل لَّا تُكۡرِمُونَ ٱلۡيَتِيمَ ١٧
Sekali-kali tidak! Sebaliknya, kamu tidak memuliakan anak yatim,757)
وَلَا تَحَٰٓضُّونَ عَلَىٰ طَعَامِ ٱلۡمِسۡكِينِ ١٨
tidak saling mengajak memberi makan orang miskin,
وَتَأۡكُلُونَ ٱلتُّرَاثَ أَكۡلٗا لَّمّٗا ١٩
memakan harta warisan dengan cara mencampurbaurkan (yang halal dan yang haram),
وَتُحِبُّونَ ٱلۡمَالَ حُبّٗا جَمّٗا ٢٠
dan mencintai harta dengan kecintaan yang berlebihan.
كـَلَّآۖ إِذَا دُكَّتِ ٱلۡأَرۡضُ دَكّٗا دَكّٗا ٢١
Jangan sekali-kali begitu! Apabila bumi diguncangkan berturut-turut (berbenturan),
وَجَآءَ رَبُّكَ وَٱلۡمَلَكُ صَفّٗا صَفّٗا ٢٢
Tuhanmu datang, begitu pula para malaikat (yang datang) berbaris-baris,
وَجِاْيٓءَ يَوۡمَئِذِۭ بِجَهَنَّمَۚ يَوۡمَئِذٖ يَتَذَكَّرُ ٱلۡإِنسَٰنُ وَأَنَّىٰ لَهُ ٱلذِّكۡرَىٰ ٢٣
dan pada hari itu (neraka) Jahanam didatangkan, sadarlah manusia pada hari itu juga. Akan tetapi, bagaimana bisa kesadaran itu bermanfaat baginya?
يَقُولُ يَٰلَيۡتَنِي قَدَّمۡتُ لِحَيَاتِي ٢٤
Dia berkata, “Oh, seandainya dahulu aku mengerjakan (kebajikan) untuk hidupku ini!”
فَيَوۡمَئِذٖ لَّا يُعَذِّبُ عَذَابَهُۥٓ أَحَدٞ ٢٥
Pada hari itu tidak ada seorang pun yang mampu mengazab (seadil) azab-Nya.
وَلَا يُوثِقُ وَثَاقَهُۥٓ أَحَدٞ ٢٦
Tidak ada seorang pun juga yang mampu mengikat (sekuat) ikatan-Nya.
يَٰٓأَيَّتُهَا ٱلنَّفۡسُ ٱلۡمُطۡمَئِنَّةُ ٢٧
ٱرۡجِعِيٓ إِلَىٰ رَبِّكِ رَاضِيَةٗ مَّرۡضِيَّةٗ ٢٨
kembalilah kepada Tuhanmu dengan rida dan diridai.
فَٱدۡخُلِي فِي عِبَٰدِي ٢٩
Lalu, masuklah ke dalam golongan hamba-hamba-Ku
وَٱدۡخُلِي جَنَّتِي ٣٠
dan masuklah ke dalam surga-Ku!
Al-Baladلَآ أُقۡسِمُ بِهَٰذَا ٱلۡبَلَدِ ١
Aku bersumpah demi negeri ini (Makkah),
وَأَنتَ حِلُّۢ بِهَٰذَا ٱلۡبَلَدِ ٢
sedangkan engkau (Nabi Muhammad) bertempat tinggal di negeri (Makkah) ini.
وَوَالِدٖ وَمَا وَلَدَ ٣
(Aku juga bersumpah) demi bapak dan anaknya,
لَقَدۡ خَلَقۡنَا ٱلۡإِنسَٰنَ فِي كَبَدٍ ٤
sungguh, Kami benar-benar telah menciptakan manusia dalam keadaan susah payah.
أَيَحۡسَبُ أَن لَّن يَقۡدِرَ عَلَيۡهِ أَحَدٞ ٥
Apakah dia (manusia) itu mengira bahwa tidak ada seorang pun yang berkuasa atasnya?
يَقُولُ أَهۡلَكۡتُ مَالٗا لُّبَدًا ٦
Dia mengatakan, “Aku telah menghabiskan harta yang banyak.”
أَيَحۡسَبُ أَن لَّمۡ يَرَهُۥٓ أَحَدٌ ٧
Apakah dia mengira bahwa tidak ada seorang pun yang melihatnya?
أَلَمۡ نَجۡعَل لَّهُۥ عَيۡنَيۡنِ ٨
Bukankah Kami telah menjadikan untuknya sepasang mata,
وَلِسَانٗا وَشَفَتَيۡنِ ٩
lidah, dan sepasang bibir,
وَهَدَيۡنَٰهُ ٱلنَّجۡدَيۡنِ ١٠
serta Kami juga telah menunjukkan kepadanya dua jalan (kebajikan dan kejahatan)?
فَلَا ٱقۡتَحَمَ ٱلۡعَقَبَةَ ١١
Maka, tidakkah sebaiknya dia menempuh jalan (kebajikan) yang mendaki dan sukar?
وَمَآ أَدۡرَىٰكَ مَا ٱلۡعَقَبَةُ ١٢
Tahukah kamu apakah jalan yang mendaki dan sukar itu?
فَكُّ رَقَبَةٍ ١٣
(Itulah upaya) melepaskan perbudakan
أَوۡ إِطۡعَٰمٞ فِي يَوۡمٖ ذِي مَسۡغَبَةٖ ١٤
atau memberi makan pada hari terjadi kelaparan
يَتِيمٗا ذَا مَقۡرَبَةٍ ١٥
(kepada) anak yatim yang memiliki hubungan kekerabatan
أَوۡ مِسۡكِينٗا ذَا مَتۡرَبَةٖ ١٦
atau orang miskin yang sangat membutuhkan.
ثُمَّ كَانَ مِنَ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَتَوَاصَوۡاْ بِٱلصَّبۡرِ وَتَوَاصَوۡاْ بِٱلۡمَرۡحَمَةِ ١٧
Kemudian, dia juga termasuk orang-orang yang beriman dan saling berpesan untuk bersabar serta saling berpesan untuk berkasih sayang.
أُوْلَٰٓئِكَ أَصۡحَٰبُ ٱلۡمَيۡمَنَةِ ١٨
Mereka itulah golongan kanan.
وَٱلَّذِينَ كَفَرُواْ بِـَٔايَٰتِنَا هُمۡ أَصۡحَٰبُ ٱلۡمَشۡـَٔمَةِ ١٩
Adapun orang-orang yang kufur pada ayat-ayat Kami, merekalah golongan kiri.
عَلَيۡهِمۡ نَارٞ مُّؤۡصَدَةُۢ ٢٠
Mereka berada dalam neraka yang ditutup rapat.
Ash-Shamsوَٱلشَّمۡسِ وَضُحَىٰهَا ١
Demi matahari dan sinarnya pada waktu duha (ketika matahari naik sepenggalah),
وَٱلۡقَمَرِ إِذَا تَلَىٰهَا ٢
demi bulan saat mengiringinya,
وَٱلنَّهَارِ إِذَا جَلَّىٰهَا ٣
demi siang saat menampakkannya,
وَٱلَّيۡلِ إِذَا يَغۡشَىٰهَا ٤
demi malam saat menutupinya (gelap gulita),
وَٱلسَّمَآءِ وَمَا بَنَىٰهَا ٥
demi langit serta pembuatannya,
وَٱلۡأَرۡضِ وَمَا طَحَىٰهَا ٦
demi bumi serta penghamparannya,
وَنَفۡسٖ وَمَا سَوَّىٰهَا ٧
dan demi jiwa serta penyempurnaan (ciptaan)-nya,
فَأَلۡهَمَهَا فُجُورَهَا وَتَقۡوَىٰهَا ٨
lalu Dia mengilhamkan kepadanya (jalan) kejahatan dan ketakwaannya,
قَدۡ أَفۡلَحَ مَن زَكَّىٰهَا ٩
sungguh beruntung orang yang menyucikannya (jiwa itu)
وَقَدۡ خَابَ مَن دَسَّىٰهَا ١٠
dan sungguh rugi orang yang mengotorinya.
كَذَّبَتۡ ثَمُودُ بِطَغۡوَىٰهَآ ١١
(Kaum) Samud telah mendustakan (rasulnya) karena mereka melampaui batas
إِذِ ٱنۢبَعَثَ أَشۡقَىٰهَا ١٢
ketika orang yang paling celaka di antara mereka bangkit (untuk menyembelih unta betina Allah).
فَقَالَ لَهُمۡ رَسُولُ ٱللَّهِ نَاقَةَ ٱللَّهِ وَسُقۡيَٰهَا ١٣
Rasul Allah (Saleh) lalu berkata kepada mereka, “(Biarkanlah) unta betina Allah ini beserta minumannya.”
فَكَذَّبُوهُ فَعَقَرُوهَا فَدَمۡدَمَ عَلَيۡهِمۡ رَبُّهُم بِذَنۢبِهِمۡ فَسَوَّىٰهَا ١٤
Namun, mereka kemudian mendustakannya (Saleh) dan menyembelih (unta betina) itu. Maka, Tuhan membinasakan mereka karena dosa-dosanya, lalu meratakan mereka (dengan tanah).
وَلَا يَخَافُ عُقۡبَٰهَا ١٥
Dia tidak takut terhadap akibatnya.
Al-Laylوَٱلَّيۡلِ إِذَا يَغۡشَىٰ ١
Demi malam apabila menutupi (cahaya siang),
وَٱلنَّهَارِ إِذَا تَجَلَّىٰ ٢
demi siang apabila terang benderang,
وَمَا خَلَقَ ٱلذَّكَرَ وَٱلۡأُنثَىٰٓ ٣
dan demi penciptaan laki-laki dan perempuan,
إِنَّ سَعۡيَكُمۡ لَشَتَّىٰ ٤
sesungguhnya usahamu benar-benar beraneka ragam.
فَأَمَّا مَنۡ أَعۡطَىٰ وَٱتَّقَىٰ ٥
Siapa yang memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertakwa
وَصَدَّقَ بِٱلۡحُسۡنَىٰ ٦
serta membenarkan adanya (balasan) yang terbaik (surga),
فَسَنُيَسِّرُهُۥ لِلۡيُسۡرَىٰ ٧
Kami akan melapangkan baginya jalan kemudahan (kebahagiaan).
وَأَمَّا مَنۢ بَخِلَ وَٱسۡتَغۡنَىٰ ٨
Adapun orang yang kikir dan merasa dirinya cukup (tidak perlu pertolongan Allah)
وَكَذَّبَ بِٱلۡحُسۡنَىٰ ٩
serta mendustakan (balasan) yang terbaik,
فَسَنُيَسِّرُهُۥ لِلۡعُسۡرَىٰ ١٠
Kami akan memudahkannya menuju jalan kesengsaraan.
وَمَا يُغۡنِي عَنۡهُ مَالُهُۥٓ إِذَا تَرَدَّىٰٓ ١١
Hartanya tidak bermanfaat baginya apabila dia telah binasa.
إِنَّ عَلَيۡنَا لَلۡهُدَىٰ ١٢
Sesungguhnya Kamilah yang (berhak) memberi petunjuk.
وَإِنَّ لَنَا لَلۡأٓخِرَةَ وَٱلۡأُولَىٰ ١٣
Sesungguhnya milik Kamilah akhirat dan dunia.
فَأَنذَرۡتُكُمۡ نَارٗا تَلَظَّىٰ ١٤
Aku memperingatkanmu dengan neraka yang menyala-nyala.
لَا يَصۡلَىٰهَآ إِلَّا ٱلۡأَشۡقَى ١٥
Tidak masuk ke dalamnya kecuali orang yang paling celaka,
ٱلَّذِي كَذَّبَ وَتَوَلَّىٰ ١٦
yang mendustakan (kebenaran) dan berpaling (dari keimanan).
وَسَيُجَنَّبُهَا ٱلۡأَتۡقَى ١٧
Akan dijauhkan darinya (neraka) orang yang paling bertakwa,
ٱلَّذِي يُؤۡتِي مَالَهُۥ يَتَزَكَّىٰ ١٨
yang menginfakkan hartanya (di jalan Allah) untuk membersihkan (diri dari sifat kikir dan tamak).
وَمَا لِأَحَدٍ عِندَهُۥ مِن نِّعۡمَةٖ تُجۡزَىٰٓ ١٩
Tidak ada suatu nikmat pun yang diberikan seseorang kepadanya yang harus dibalas,758)
إِلَّا ٱبۡتِغَآءَ وَجۡهِ رَبِّهِ ٱلۡأَعۡلَىٰ ٢٠
kecuali (dia memberikannya semata-mata) karena mencari keridaan Tuhannya Yang Maha Tinggi.
وَلَسَوۡفَ يَرۡضَىٰ ٢١
Sungguh, kelak dia akan mendapatkan kepuasan (menerima balasan amalnya).
وَٱلَّيۡلِ إِذَا سَجَىٰ ٢
dan demi waktu malam apabila telah sunyi,
مَا وَدَّعَكَ رَبُّكَ وَمَا قَلَىٰ ٣
Tuhanmu (Nabi Muhammad) tidak meninggalkan dan tidak (pula) membencimu.
وَلَلۡأٓخِرَةُ خَيۡرٞ لَّكَ مِنَ ٱلۡأُولَىٰ ٤
Sungguh, akhirat itu lebih baik bagimu daripada yang permulaan (dunia).
وَلَسَوۡفَ يُعۡطِيكَ رَبُّكَ فَتَرۡضَىٰٓ ٥
Sungguh, kelak (di akhirat nanti) Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu sehingga engkau rida.
أَلَمۡ يَجِدۡكَ يَتِيمٗا فَـَٔاوَىٰ ٦
Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungi(-mu);
وَوَجَدَكَ ضَآلّٗا فَهَدَىٰ ٧
mendapatimu sebagai seorang yang tidak tahu (tentang syariat), lalu Dia memberimu petunjuk (wahyu);
وَوَجَدَكَ عَآئِلٗا فَأَغۡنَىٰ ٨
dan mendapatimu sebagai seorang yang fakir, lalu Dia memberimu kecukupan?
فَأَمَّا ٱلۡيَتِيمَ فَلَا تَقۡهَرۡ ٩
Terhadap anak yatim, janganlah engkau berlaku sewenang-wenang.
وَأَمَّا ٱلسَّآئِلَ فَلَا تَنۡهَرۡ ١٠
Terhadap orang yang meminta-minta, janganlah engkau menghardik.
وَأَمَّا بِنِعۡمَةِ رَبِّكَ فَحَدِّثۡ ١١
Terhadap nikmat Tuhanmu, nyatakanlah (dengan bersyukur).
Ash-Sharhأَلَمۡ نَشۡرَحۡ لَكَ صَدۡرَكَ ١
Bukankah Kami telah melapangkan dadamu (Nabi Muhammad),
وَوَضَعۡنَا عَنكَ وِزۡرَكَ ٢
meringankan beban (tugas-tugas kenabian) darimu
ٱلَّذِيٓ أَنقَضَ ظَهۡرَكَ ٣
yang memberatkan punggungmu,
وَرَفَعۡنَا لَكَ ذِكۡرَكَ ٤
dan meninggikan (derajat)-mu (dengan selalu) menyebut-nyebut (nama)-mu?
فَإِنَّ مَعَ ٱلۡعُسۡرِ يُسۡرًا ٥
Maka, sesungguhnya beserta kesulitan ada kemudahan.
إِنَّ مَعَ ٱلۡعُسۡرِ يُسۡرٗا ٦
Sesungguhnya beserta kesulitan ada kemudahan.
فَإِذَا فَرَغۡتَ فَٱنصَبۡ ٧
Apabila engkau telah selesai (dengan suatu kebajikan), teruslah bekerja keras (untuk kebajikan yang lain)
وَإِلَىٰ رَبِّكَ فَٱرۡغَب ٨
dan hanya kepada Tuhanmu berharaplah!
At-Tinوَٱلتِّينِ وَٱلزَّيۡتُونِ ١
Demi (buah) tin dan (buah) zaitun,
وَهَٰذَا ٱلۡبَلَدِ ٱلۡأَمِينِ ٣
dan demi negeri (Makkah) yang aman ini,
لَقَدۡ خَلَقۡنَا ٱلۡإِنسَٰنَ فِيٓ أَحۡسَنِ تَقۡوِيمٖ ٤
sungguh, Kami benar-benar telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.
ثُمَّ رَدَدۡنَٰهُ أَسۡفَلَ سَٰفِلِينَ ٥
Kemudian, kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya,
إِلَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱلصَّٰلِحَٰتِ فَلَهُمۡ أَجۡرٌ غَيۡرُ مَمۡنُونٖ ٦
kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan. Maka, mereka akan mendapat pahala yang tidak putus-putusnya.
فَمَا يُكَذِّبُكَ بَعۡدُ بِٱلدِّينِ ٧
Maka, apa alasanmu (wahai orang kafir) mendustakan hari Pembalasan setelah (adanya bukti-bukti) itu?
أَلَيۡسَ ٱللَّهُ بِأَحۡكَمِ ٱلۡحَٰكِمِينَ ٨
Bukankah Allah hakim yang paling adil?
Al-'Alaqٱقۡرَأۡ بِٱسۡمِ رَبِّكَ ٱلَّذِي خَلَقَ ١
Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan!
خَلَقَ ٱلۡإِنسَٰنَ مِنۡ عَلَقٍ ٢
Dia menciptakan manusia dari segumpal darah.
ٱقۡرَأۡ وَرَبُّكَ ٱلۡأَكۡرَمُ ٣
Bacalah! Tuhanmulah Yang Maha Mulia,
ٱلَّذِي عَلَّمَ بِٱلۡقَلَمِ ٤
yang mengajar (manusia) dengan pena.
عَلَّمَ ٱلۡإِنسَٰنَ مَا لَمۡ يَعۡلَمۡ ٥
Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya.
كـَلَّآ إِنَّ ٱلۡإِنسَٰنَ لَيَطۡغَىٰٓ ٦
Sekali-kali tidak! Sesungguhnya manusia itu benar-benar melampaui batas
أَن رَّءَاهُ ٱسۡتَغۡنَىٰٓ ٧
ketika melihat dirinya serba berkecukupan.
إِنَّ إِلَىٰ رَبِّكَ ٱلرُّجۡعَىٰٓ ٨
Sesungguhnya hanya kepada Tuhanmulah tempat kembali(-mu).
أَرَءَيۡتَ ٱلَّذِي يَنۡهَىٰ ٩
Tahukah kamu tentang orang yang melarang
عَبۡدًا إِذَا صَلَّىٰٓ ١٠
seorang hamba ketika dia melaksanakan salat?
أَرَءَيۡتَ إِن كَانَ عَلَى ٱلۡهُدَىٰٓ ١١
Bagaimana pendapatmu kalau terbukti dia berada di dalam kebenaran
أَوۡ أَمَرَ بِٱلتَّقۡوَىٰٓ ١٢
atau dia menyuruh bertakwa (kepada Allah)?
أَرَءَيۡتَ إِن كَذَّبَ وَتَوَلَّىٰٓ ١٣
Bagaimana pendapatmu kalau dia mendustakan (kebenaran) dan berpaling (dari keimanan)?
أَلَمۡ يَعۡلَم بِأَنَّ ٱللَّهَ يَرَىٰ ١٤
Tidakkah dia mengetahui bahwa sesungguhnya Allah melihat (segala perbuatannya)?
كـَلَّا لَئِن لَّمۡ يَنتَهِ لَنَسۡفَعَۢا بِٱلنَّاصِيَةِ ١٥
Sekali-kali tidak! Sungguh, jika dia tidak berhenti (berbuat demikian), niscaya Kami tarik ubun-ubunnya (ke dalam neraka),
نَاصِيَةٖ كَٰذِبَةٍ خَاطِئَةٖ ١٦
(yaitu) ubun-ubun orang yang mendustakan (kebenaran) dan durhaka.
فَلۡيَدۡعُ نَادِيَهُۥ ١٧
Biarlah dia memanggil golongannya (untuk menolongnya).
سَنَدۡعُ ٱلزَّبَانِيَةَ ١٨
Kelak Kami akan memanggil (Malaikat) Zabaniah (penyiksa orang-orang yang berdosa).759)
كـَلَّا لَا تُطِعۡهُ وَٱسۡجُدۡۤ وَٱقۡتَرِب۩ ١٩
Sekali-kali tidak! Janganlah patuh kepadanya, (tetapi) sujud dan mendekatlah (kepada Allah).
Al-Qadrإِنَّآ أَنزَلۡنَٰهُ فِي لَيۡلَةِ ٱلۡقَدۡرِ ١
Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada Lailatulqadar.
وَمَآ أَدۡرَىٰكَ مَا لَيۡلَةُ ٱلۡقَدۡرِ ٢
Tahukah kamu apakah Lailatulqadar itu?
لَيۡلَةُ ٱلۡقَدۡرِ خَيۡرٞ مِّنۡ أَلۡفِ شَهۡرٖ ٣
Lailatulqadar itu lebih baik daripada seribu bulan.
تَنَزَّلُ ٱلۡمَلَٰٓئِكَةُ وَٱلرُّوحُ فِيهَا بِإِذۡنِ رَبِّهِم مِّن كُلِّ أَمۡرٖ ٤
Pada malam itu turun para malaikat dan Rūḥ (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan.
سَلَٰمٌ هِيَ حَتَّىٰ مَطۡلَعِ ٱلۡفَجۡرِ ٥
Sejahteralah (malam) itu sampai terbit fajar.
Al-Bayyinahلَمۡ يَكُنِ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ مِنۡ أَهۡلِ ٱلۡكِتَٰبِ وَٱلۡمُشۡرِكِينَ مُنفَكِّينَ حَتَّىٰ تَأۡتِيَهُمُ ٱلۡبَيِّنَةُ ١
Orang-orang yang kufur dari golongan Ahlulkitab dan orang-orang musyrik tidak akan meninggalkan (kekufuran mereka) sampai datang kepada mereka bukti yang nyata,
رَسُولٞ مِّنَ ٱللَّهِ يَتۡلُواْ صُحُفٗا مُّطَهَّرَةٗ ٢
(yaitu) seorang Rasul dari Allah (Nabi Muhammad) yang membacakan lembaran-lembaran suci (Al-Qur’an)
فِيهَا كُتُبٞ قَيِّمَةٞ ٣
yang di dalamnya terdapat (isi) kitab-kitab yang lurus (benar).
وَمَا تَفَرَّقَ ٱلَّذِينَ أُوتُواْ ٱلۡكِتَٰبَ إِلَّا مِنۢ بَعۡدِ مَا جَآءَتۡهُمُ ٱلۡبَيِّنَةُ ٤
Tidaklah terpecah-belah orang-orang Ahlulkitab, melainkan setelah datang kepada mereka bukti yang nyata.
وَمَآ أُمِرُوٓاْ إِلَّا لِيَعۡبُدُواْ ٱللَّهَ مُخۡلِصِينَ لَهُ ٱلدِّينَ حُنَفَآءَ وَيُقِيمُواْ ٱلصَّلَوٰةَ وَيُؤۡتُواْ ٱلزَّكَوٰةَۚ وَذَٰلِكَ دِينُ ٱلۡقَيِّمَةِ ٥
Mereka tidak diperintah, kecuali untuk menyembah Allah dengan mengikhlaskan ketaatan kepada-Nya lagi hanif (istikamah), melaksanakan salat, dan menunaikan zakat. Itulah agama yang lurus (benar).
إِنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ مِنۡ أَهۡلِ ٱلۡكِتَٰبِ وَٱلۡمُشۡرِكِينَ فِي نَارِ جَهَنَّمَ خَٰلِدِينَ فِيهَآۚ أُوْلَٰٓئِكَ هُمۡ شَرُّ ٱلۡبَرِيَّةِ ٦
Sesungguhnya orang-orang yang kufur dari golongan Ahlulkitab dan orang-orang musyrik (akan masuk) neraka Jahanam. Mereka kekal di dalamnya. Mereka itulah seburuk-buruk makhluk.
إِنَّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱلصَّٰلِحَٰتِ أُوْلَٰٓئِكَ هُمۡ خَيۡرُ ٱلۡبَرِيَّةِ ٧
Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, mereka itulah sebaik-baik makhluk.
جَزَآؤُهُمۡ عِندَ رَبِّهِمۡ جَنَّٰتُ عَدۡنٖ تَجۡرِي مِن تَحۡتِهَا ٱلۡأَنۡهَٰرُ خَٰلِدِينَ فِيهَآ أَبَدٗاۖ رَّضِيَ ٱللَّهُ عَنۡهُمۡ وَرَضُواْ عَنۡهُۚ ذَٰلِكَ لِمَنۡ خَشِيَ رَبَّهُۥ ٨
Balasan mereka di sisi Tuhannya adalah surga ‘Adn yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah rida terhadap mereka dan mereka pun rida kepada-Nya. Itu adalah (balasan) bagi orang yang takut kepada Tuhannya.
Az-Zalzalahإِذَا زُلۡزِلَتِ ٱلۡأَرۡضُ زِلۡزَالَهَا ١
Apabila bumi diguncangkan dengan guncangan yang dahsyat,
وَأَخۡرَجَتِ ٱلۡأَرۡضُ أَثۡقَالَهَا ٢
bumi mengeluarkan isi perutnya,
وَقَالَ ٱلۡإِنسَٰنُ مَا لَهَا ٣
dan manusia bertanya, “Apa yang terjadi dengannya (bumi)?”
يَوۡمَئِذٖ تُحَدِّثُ أَخۡبَارَهَا ٤
Pada hari itu (bumi) menyampaikan berita (tentang apa yang diperbuat manusia di atasnya)
بِأَنَّ رَبَّكَ أَوۡحَىٰ لَهَا ٥
karena sesungguhnya Tuhanmu telah memerintahkan (yang demikian itu) kepadanya.
يَوۡمَئِذٖ يَصۡدُرُ ٱلنَّاسُ أَشۡتَاتٗا لِّيُرَوۡاْ أَعۡمَٰلَهُمۡ ٦
Pada hari itu manusia keluar (dari kuburnya) dalam keadaan terpencar untuk diperlihatkan kepada mereka (balasan) semua perbuatan mereka.
فَمَن يَعۡمَلۡ مِثۡقَالَ ذَرَّةٍ خَيۡرٗا يَرَهُۥ ٧
Siapa yang mengerjakan kebaikan seberat zarah, dia akan melihat (balasan)-nya.
وَمَن يَعۡمَلۡ مِثۡقَالَ ذَرَّةٖ شَرّٗا يَرَهُۥ ٨
Siapa yang mengerjakan kejahatan seberat zarah, dia akan melihat (balasan)-nya.
Al-'Adiyatوَٱلۡعَٰدِيَٰتِ ضَبۡحٗا ١
Demi kuda-kuda perang yang berlari kencang terengah-engah,
فَٱلۡمُورِيَٰتِ قَدۡحٗا ٢
yang memercikkan bunga api (dengan entakan kakinya),
فَٱلۡمُغِيرَٰتِ صُبۡحٗا ٣
yang menyerang (dengan tiba-tiba) pada waktu pagi
فَأَثَرۡنَ بِهِۦ نَقۡعٗا ٤
sehingga menerbangkan debu,
فَوَسَطۡنَ بِهِۦ جَمۡعًا ٥
lalu menyerbu ke tengah-tengah kumpulan musuh,
إِنَّ ٱلۡإِنسَٰنَ لِرَبِّهِۦ لَكَنُودٞ ٦
sesungguhnya manusia itu sangatlah ingkar kepada Tuhannya.
وَإِنَّهُۥ عَلَىٰ ذَٰلِكَ لَشَهِيدٞ ٧
Sesungguhnya dia benar-benar menjadi saksi atas hal itu (keingkarannya).
وَإِنَّهُۥ لِحُبِّ ٱلۡخَيۡرِ لَشَدِيدٌ ٨
Sesungguhnya cintanya pada harta benar-benar berlebihan.
۞ أَفَلَا يَعۡلَمُ إِذَا بُعۡثِرَ مَا فِي ٱلۡقُبُورِ ٩
Maka, tidakkah dia mengetahui (apa yang akan dialaminya) apabila dikeluarkan apa yang ada di dalam kubur
وَحُصِّلَ مَا فِي ٱلصُّدُورِ ١٠
dan ditampakkan apa yang tersimpan di dalam dada?
إِنَّ رَبَّهُم بِهِمۡ يَوۡمَئِذٖ لَّخَبِيرُۢ ١١
Sesungguhnya Tuhan mereka pada hari itu benar-benar Maha Teliti terhadap (keadaan) mereka.
Al-Qari'ahٱلۡقَارِعَةُ ١
Al-Qāri‘ah (hari Kiamat yang menggetarkan).
وَمَآ أَدۡرَىٰكَ مَا ٱلۡقَارِعَةُ ٣
Tahukah kamu apakah al-Qāri‘ah itu?
يَوۡمَ يَكُونُ ٱلنَّاسُ كَٱلۡفَرَاشِ ٱلۡمَبۡثُوثِ ٤
Pada hari itu manusia seperti laron yang beterbangan
وَتَكُونُ ٱلۡجِبَالُ كَٱلۡعِهۡنِ ٱلۡمَنفُوشِ ٥
dan gunung-gunung seperti bulu yang berhamburan.
فَأَمَّا مَن ثَقُلَتۡ مَوَٰزِينُهُۥ ٦
Siapa yang berat timbangan (kebaikan)-nya,
فَهُوَ فِي عِيشَةٖ رَّاضِيَةٖ ٧
dia berada dalam kehidupan yang menyenangkan.
وَأَمَّا مَنۡ خَفَّتۡ مَوَٰزِينُهُۥ ٨
Adapun orang yang ringan timbangan (kebaikan)-nya,
فَأُمُّهُۥ هَاوِيَةٞ ٩
tempat kembalinya adalah (neraka) Hawiyah.
وَمَآ أَدۡرَىٰكَ مَا هِيَهۡ ١٠
Tahukah kamu apakah (neraka Hawiyah) itu?
نَارٌ حَامِيَةُۢ ١١
(Ia adalah) api yang sangat panas.
At-Takathurأَلۡهَىٰكُمُ ٱلتَّكَاثُرُ ١
Berbangga-bangga dalam memperbanyak (dunia) telah melalaikanmu760)
حَتَّىٰ زُرۡتُمُ ٱلۡمَقَابِرَ ٢
sampai kamu masuk ke dalam kubur.
كـَلَّا سَوۡفَ تَعۡلَمُونَ ٣
Sekali-kali tidak! Kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu itu).
ثُمَّ كـَلَّا سَوۡفَ تَعۡلَمُونَ ٤
Sekali-kali tidak (jangan melakukan itu)! Kelak kamu akan mengetahui (akibatnya).
كـَلَّا لَوۡ تَعۡلَمُونَ عِلۡمَ ٱلۡيَقِينِ ٥
Sekali-kali tidak (jangan melakukan itu)! Sekiranya kamu mengetahui dengan pasti, (niscaya kamu tidak akan melakukannya).
لَتَرَوُنَّ ٱلۡجَحِيمَ ٦
Pasti kamu benar-benar akan melihat (neraka) Jahim.
ثُمَّ لَتَرَوُنَّهَا عَيۡنَ ٱلۡيَقِينِ ٧
Kemudian, kamu pasti benar-benar akan melihatnya dengan ainulyakin.
ثُمَّ لَتُسۡـَٔلُنَّ يَوۡمَئِذٍ عَنِ ٱلنَّعِيمِ ٨
Kemudian, kamu pasti benar-benar akan ditanya pada hari itu tentang kenikmatan (yang megah di dunia itu).
إِنَّ ٱلۡإِنسَٰنَ لَفِي خُسۡرٍ ٢
sesungguhnya manusia benar-benar berada dalam kerugian,
إِلَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱلصَّٰلِحَٰتِ وَتَوَاصَوۡاْ بِٱلۡحَقِّ وَتَوَاصَوۡاْ بِٱلصَّبۡرِ ٣
kecuali orang-orang yang beriman dan beramal saleh serta saling menasihati untuk kebenaran dan kesabaran.
Al-Humazahوَيۡلٞ لِّكُلِّ هُمَزَةٖ لُّمَزَةٍ ١
Celakalah setiap pengumpat lagi pencela
ٱلَّذِي جَمَعَ مَالٗا وَعَدَّدَهُۥ ٢
yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitungnya.
يَحۡسَبُ أَنَّ مَالَهُۥٓ أَخۡلَدَهُۥ ٣
Dia (manusia) mengira bahwa hartanya dapat mengekalkannya.
كـَلَّاۖ لَيُنۢبَذَنَّ فِي ٱلۡحُطَمَةِ ٤
Sekali-kali tidak! Pasti dia akan dilemparkan ke dalam (neraka) Hutamah.
وَمَآ أَدۡرَىٰكَ مَا ٱلۡحُطَمَةُ ٥
Tahukah kamu apakah (neraka) Hutamah?
نَارُ ٱللَّهِ ٱلۡمُوقَدَةُ ٦
(Ia adalah) api (azab) Allah yang dinyalakan
ٱلَّتِي تَطَّلِعُ عَلَى ٱلۡأَفۡـِٔدَةِ ٧
yang (membakar) naik sampai ke hati.
إِنَّهَا عَلَيۡهِم مُّؤۡصَدَةٞ ٨
Sesungguhnya dia (api itu) tertutup rapat (sebagai hukuman) atas mereka,
فِي عَمَدٖ مُّمَدَّدَةِۭ ٩
(sedangkan mereka) diikat pada tiang-tiang yang panjang.
Al-Filأَلَمۡ تَرَ كَيۡفَ فَعَلَ رَبُّكَ بِأَصۡحَٰبِ ٱلۡفِيلِ ١
Tidakkah engkau (Nabi Muhammad) memperhatikan bagaimana Tuhanmu telah bertindak terhadap pasukan bergajah?
أَلَمۡ يَجۡعَلۡ كَيۡدَهُمۡ فِي تَضۡلِيلٖ ٢
Bukankah Dia telah menjadikan tipu daya mereka itu sia-sia?
وَأَرۡسَلَ عَلَيۡهِمۡ طَيۡرًا أَبَابِيلَ ٣
Dia mengirimkan kepada mereka burung yang berbondong-bondong
تَرۡمِيهِم بِحِجَارَةٖ مِّن سِجِّيلٖ ٤
yang melempari mereka dengan batu dari tanah liat yang dibakar,
فَجَعَلَهُمۡ كَعَصۡفٖ مَّأۡكُولِۭ ٥
sehingga Dia menjadikan mereka seperti daun-daun yang dimakan (ulat).
Qurayshلِإِيلَٰفِ قُرَيۡشٍ ١
Disebabkan oleh kebiasaan orang-orang Quraisy,
إِۦلَٰفِهِمۡ رِحۡلَةَ ٱلشِّتَآءِ وَٱلصَّيۡفِ ٢
(yaitu) kebiasaan mereka bepergian pada musim dingin dan musim panas (sehingga mendapatkan banyak keuntungan),
فَلۡيَعۡبُدُواْ رَبَّ هَٰذَا ٱلۡبَيۡتِ ٣
maka hendaklah mereka menyembah Tuhan (pemilik) rumah ini (Ka‘bah)
ٱلَّذِيٓ أَطۡعَمَهُم مِّن جُوعٖ وَءَامَنَهُم مِّنۡ خَوۡفِۭ ٤
yang telah memberi mereka makanan untuk menghilangkan lapar dan mengamankan mereka dari rasa takut.
Al-Ma'unأَرَءَيۡتَ ٱلَّذِي يُكَذِّبُ بِٱلدِّينِ ١
Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama?
فَذَٰلِكَ ٱلَّذِي يَدُعُّ ٱلۡيَتِيمَ ٢
Itulah orang yang menghardik anak yatim
وَلَا يَحُضُّ عَلَىٰ طَعَامِ ٱلۡمِسۡكِينِ ٣
dan tidak menganjurkan untuk memberi makan orang miskin.
فَوَيۡلٞ لِّلۡمُصَلِّينَ ٤
Celakalah orang-orang yang melaksanakan salat,
ٱلَّذِينَ هُمۡ عَن صَلَاتِهِمۡ سَاهُونَ ٥
(yaitu) yang lalai terhadap salatnya,761)
ٱلَّذِينَ هُمۡ يُرَآءُونَ ٦
وَيَمۡنَعُونَ ٱلۡمَاعُونَ ٧
dan enggan (memberi) bantuan.
Al-Kawtharإِنَّآ أَعۡطَيۡنَٰكَ ٱلۡكَوۡثَرَ ١
Sesungguhnya Kami telah memberimu (Nabi Muhammad) nikmat yang banyak.
فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَٱنۡحَرۡ ٢
Maka, laksanakanlah salat karena Tuhanmu dan berkurbanlah!
إِنَّ شَانِئَكَ هُوَ ٱلۡأَبۡتَرُ ٣
Sesungguhnya orang yang membencimu, dialah yang terputus (dari rahmat Allah).
Al-Kafirunقُلۡ يَٰٓأَيُّهَا ٱلۡكَٰفِرُونَ ١
Katakanlah (Nabi Muhammad), “Wahai orang-orang kafir,
لَآ أَعۡبُدُ مَا تَعۡبُدُونَ ٢
aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah.
وَلَآ أَنتُمۡ عَٰبِدُونَ مَآ أَعۡبُدُ ٣
Kamu juga bukan penyembah apa yang aku sembah.
وَلَآ أَنَا۠ عَابِدٞ مَّا عَبَدتُّمۡ ٤
Aku juga tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah.
وَلَآ أَنتُمۡ عَٰبِدُونَ مَآ أَعۡبُدُ ٥
Kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah apa yang aku sembah.
لَكُمۡ دِينُكُمۡ وَلِيَ دِينِ ٦
Untukmu agamamu dan untukku agamaku.”
An-Nasrإِذَا جَآءَ نَصۡرُ ٱللَّهِ وَٱلۡفَتۡحُ ١
Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan
وَرَأَيۡتَ ٱلنَّاسَ يَدۡخُلُونَ فِي دِينِ ٱللَّهِ أَفۡوَاجٗا ٢
dan engkau melihat manusia berbondong-bondong masuk agama Allah,
فَسَبِّحۡ بِحَمۡدِ رَبِّكَ وَٱسۡتَغۡفِرۡهُۚ إِنَّهُۥ كَانَ تَوَّابَۢا ٣
bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya Dia Maha Penerima tobat.
Al-Masadتَبَّتۡ يَدَآ أَبِي لَهَبٖ وَتَبَّ ١
Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan benar-benar binasa dia.763)
مَآ أَغۡنَىٰ عَنۡهُ مَالُهُۥ وَمَا كَسَبَ ٢
Tidaklah berguna baginya hartanya dan apa yang dia usahakan.
سَيَصۡلَىٰ نَارٗا ذَاتَ لَهَبٖ ٣
Kelak dia akan memasuki api yang bergejolak (neraka),
وَٱمۡرَأَتُهُۥ حَمَّالَةَ ٱلۡحَطَبِ ٤
(begitu pula) istrinya, pembawa kayu bakar (penyebar fitnah).
فِي جِيدِهَا حَبۡلٞ مِّن مَّسَدِۭ ٥
Di lehernya ada tali dari sabut yang dipintal.
Al-Ikhlasقُلۡ هُوَ ٱللَّهُ أَحَدٌ ١
Katakanlah (Nabi Muhammad), “Dialah Allah Yang Maha Esa.
ٱللَّهُ ٱلصَّمَدُ ٢
Allah tempat meminta segala sesuatu.
لَمۡ يَلِدۡ وَلَمۡ يُولَدۡ ٣
Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan
وَلَمۡ يَكُن لَّهُۥ كُفُوًا أَحَدُۢ ٤
serta tidak ada sesuatu pun yang setara dengan-Nya.”
Al-Falaqقُلۡ أَعُوذُ بِرَبِّ ٱلۡفَلَقِ ١
Katakanlah (Nabi Muhammad), “Aku berlindung kepada Tuhan yang (menjaga) fajar (subuh)
مِن شَرِّ مَا خَلَقَ ٢
dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan,
وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ ٣
dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita,
وَمِن شَرِّ ٱلنَّفَّٰثَٰتِ فِي ٱلۡعُقَدِ ٤
dari kejahatan perempuan-perempuan (penyihir) yang meniup pada buhul-buhul (talinya),
وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ ٥
dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki.”
An-Nasقُلۡ أَعُوذُ بِرَبِّ ٱلنَّاسِ ١
Katakanlah (Nabi Muhammad), “Aku berlindung kepada Tuhan manusia,
مِن شَرِّ ٱلۡوَسۡوَاسِ ٱلۡخَنَّاسِ ٤
dari kejahatan (setan) pembisik yang bersembunyi
ٱلَّذِي يُوَسۡوِسُ فِي صُدُورِ ٱلنَّاسِ ٥
yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia,
مِنَ ٱلۡجِنَّةِ وَٱلنَّاسِ ٦
dari (golongan) jin dan manusia.”